Momen Unik Piala Dunia: Mengenang Keajaiban Bern 1954

Kisah tak terlupakan 'Keajaiban Bern' di Piala Dunia 1954 menjadi cerminan semangat pantang menyerah.

Diterbitkan 17 April 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejarah Piala Dunia dipenuhi dengan momen-momen yang tak terduga, namun 'Keajaiban Bern' pada edisi 1954 di Swiss tetap menjadi salah satu yang paling fenomenal.

Peristiwa ini mengukir kisah dramatis kemenangan Jerman Barat atas tim Hungaria yang perkasa, sebuah hasil yang mengejutkan dunia sepak bola. Kemenangan ini bukan hanya sekadar trofi, tetapi juga simbol kebangkitan dan harapan bagi sebuah negara yang baru pulih dari kehancuran perang.

Pada final yang digelar di Bern, Swiss, Jerman Barat yang dianggap sebagai tim 'underdog' berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol dari Hungaria dalam waktu singkat. Hungaria, yang dikenal sebagai 'Mighty Magyars', adalah tim yang tak terkalahkan selama empat tahun dan difavoritkan juara. Namun, semangat juang dan adaptasi taktik Jerman Barat mengubah jalannya pertandingan, menciptakan sebuah legenda yang terus dikenang hingga kini.

Momen bersejarah ini mengajarkan bahwa dalam setiap kompetisi, termasuk yang akan datang seperti Piala Dunia 2026, kejutan selalu mungkin terjadi. Kisah 'Keajaiban Bern' menjadi pengingat akan kekuatan tekad dan strategi, sebuah inspirasi yang melampaui batas waktu dan tetap relevan dalam dunia sepak bola modern.

Latar Belakang Final Piala Dunia 1954

Pertandingan final Piala Dunia 1954 mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat kontras. Hungaria datang sebagai tim yang sangat dominan dan ditakuti di kancah sepak bola internasional. Mereka tidak terkalahkan selama empat tahun, sebuah rekor yang mengesankan.

Tim Hungaria, yang dijuluki 'Mighty Magyars', telah bermain 30 kali tanpa kekalahan antara Juni 1950 hingga awal Piala Dunia 1954, bahkan meraih medali emas Olimpiade kedua dalam prosesnya. Dalam pertemuan sebelumnya di fase grup, Hungaria telah mengalahkan Jerman Barat dengan skor telak 8-3.

Di sisi lain, Jerman Barat adalah tim yang tidak diunggulkan sama sekali. Empat tahun sebelum final tersebut, tim nasional Jerman Barat bahkan belum terbentuk. Mereka dianggap tidak memiliki peluang untuk menumbangkan dominasi Hungaria.

Perjalanan Finalis Menuju Swiss

Sepak bola Jerman memiliki sejarah yang kuat di era pra-perang, bahkan finis ketiga di Piala Dunia 1934. Namun, setelah Perang Dunia II, dengan Jerman yang terbagi, klub olahraga lama dilarang, dan pertemuan besar orang-orang juga dilarang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pada Februari 1950, tim nasional Jerman Barat dibentuk kembali di bawah kepemimpinan pelatih Herberger. Pada September tahun yang sama, negara itu diterima oleh FIFA, dan pada November, Jerman Barat memainkan pertandingan internasional pasca-perang pertama mereka melawan Swiss di Stuttgart, yang berhasil dimenangkan tim Herberger dengan skor 1-0. Perjalanan kualifikasi mereka untuk Piala Dunia 1954 dimulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Norwegia di Oslo. Pertandingan krusial datang saat melawan Saarland yang baru merdeka di Saarbrucken, di mana kemenangan 3-1 sudah cukup untuk membawa Herberger dan timnya melaju ke putaran final di Swiss. Sama seperti Jerman, Hungaria juga merupakan kekuatan sepak bola yang tangguh sebelum perang, memenangkan emas Olimpiade pada tahun 1912 dan menjadi finalis Piala Dunia 1938. Tim Hungaria saat itu dikenal sebagai "Aranycsapat" atau "Skuad Emas". Setengah lusin pemain inti 'Aranycsapat' sudah berada di tim pada tahun 1949, termasuk Ferenc Puskas, Nandor Hidegkuti, Gyula Grosics, Jozsef Bozsik, Sandor Kocsis, dan Zoltan Czibor. Pelatih Gusztav Sebes memiliki sebagian besar pemain ini di bawah asuhannya di klub Honved. Hungaria dikenal karena inovasi taktik mereka, mengembangkan metode permainan baru di mana para pemain terus-menerus berganti posisi sesuai rencana yang telah diatur sebelumnya. Mereka bermain tanpa penyerang tengah tradisional No. 9, dengan Peter Palotas dan Hidegkuti berperan sebagai trequartista. Puncak dominasi mereka terlihat pada "Pertandingan Abad Ini" pada 25 November 1953, ketika Skuad Emas Hungaria mengalahkan Inggris 6-3 di Wembley, menjadi tim asing pertama yang menang di stadion nasional Inggris. Mereka bahkan mengalahkan Inggris lagi 7-1 di Budapest sebelum turnamen 1954. Hungaria lolos ke Piala Dunia 1954 tanpa bermain satu pertandingan pun karena Polandia mundur dari grup kualifikasi mereka.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan