Peluang Liverpool Belum Sepenuhnya Tertutup

PSG vs Liverpool berakhir 2-0 di leg pertama perempat final Liga Champions. Liverpool masih punya peluang bangkit di Anfield pekan depan.

Diterbitkan 09 April 2026, 08:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan PSG vs Liverpool berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-0 pada leg pertama perempat final. Duel di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, menjadi tantangan berat bagi wakil Inggris.

Paris Saint-Germain membuka keunggulan cepat lewat Desire Doue pada menit ke-11. Gol kedua lahir dari aksi Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-65 yang mempertegas dominasi tuan rumah.

Hasil ini menempatkan Liverpool dalam posisi tertekan jelang leg kedua. Namun, peluang belum sepenuhnya tertutup karena laga penentuan akan digelar di Anfield pekan depan.

Pertahanan dan Serangan Liverpool

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui timnya menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan. Ia menilai pendekatan bertahan sudah berjalan cukup baik meski tetap kebobolan dua gol.

“Itu pekerjaan yang sulit, seperti yang kami perkirakan. Kami bertahan dengan banyak pemain di sekitar kotak penalti,” ujar Van Dijk, dikutip dari UEFA.com.

Ia juga menyinggung gol pertama yang terjadi akibat situasi kurang menguntungkan. “Sayangnya, gol pertama berasal dari defleksi. Kami punya beberapa momen kecil untuk serangan balik, tetapi bisa dilakukan lebih baik,” lanjutnya.

Liverpool memang beberapa kali mendapatkan peluang transisi cepat. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut tidak berbuah gol.

Harapan Bangkit di Anfield

Meski kalah, Van Dijk masih melihat sisi positif dari situasi ini. Ia menegaskan bahwa leg kedua menjadi kesempatan untuk membalikkan keadaan.

“Jelas saya tidak senang kalah. Satu-satunya hal positif adalah kami masih punya satu pertandingan lagi pekan depan,” kata Van Dijk.

Ia juga menilai pendekatan taktik menghadapi PSG cukup menantang. Menurutnya, pergerakan pemain lawan yang dinamis menuntut komunikasi dan keberanian mengambil risiko.

“Mereka bergerak ke mana-mana, jadi kami harus berkomunikasi dengan baik dan mengikuti lawan. Kami harus menunggu momen yang tepat untuk merebut bola dan melakukan serangan balik,” ujarnya.

Van Dijk berharap performa timnya bisa meningkat, terutama dalam penguasaan bola di Anfield. Ia optimistis Liverpool bisa tampil lebih tajam di depan pendukung sendiri.

Sumber: UEFA.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alasan Norwegia Protes Keras Gol Penyeimbang Inggris oleh Jude Bellingham

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan