Real Madrid vs Benfica: Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius, Enggan Bicarakan Mourinho

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa isu rasisme yang menyeret nama Vinicius Junior harus menjadi momentum bagi sepak bola Eropa untuk mengambil

Diterbitkan 24 Februari 2026, 22:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun Arbeloa memilih jalur diplomatis. Ia menolak terseret dalam polemik dengan mantan pelatihnya tersebut.

“Saya tetap pada pendirian saya. Vini mencetak gol yang indah dan fantastis. Tidak ada yang ia lakukan yang bisa membenarkan tindakan rasisme. Itu yang terpenting,” tegas Arbeloa.

Ia juga tak mempermasalahkan absennya Mourinho di bangku cadangan akibat sanksi. Menurutnya, itu bukan hal baru dalam karier sang pelatih dan tak akan banyak memengaruhi performa Benfica.

Fokus Total ke Laga Penentuan

Di atas semua kontroversi, Arbeloa memastikan Madrid sepenuhnya fokus pada laga. Atmosfer Santiago Bernabeu diyakini akan kembali menghadirkan malam Liga Champions yang magis.

“Banyak antusiasme. Ini akan seperti final. Siapa pun yang menang akan melangkah maju. Kami ingin menampilkan pertandingan hebat dan tentu saja memenangkan laga,” katanya.

Madrid sadar betul bahwa laga ini bukan sekadar soal taktik, tetapi juga soal mentalitas dan pesan moral yang lebih besar. Di tengah sorotan isu rasisme, Los Blancos ingin menunjukkan bahwa sepak bola tetap tentang kualitas, keberanian, dan kemenangan, tanpa ruang bagi diskriminasi.

Sumber: Football Espana

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan