Prediksi AC Milan vs Parma: I Rossoneri Kejar Rekor Tak Terkalahkan

AC Milan vs Parma berlangsung di San Siro dalam lanjutan Liga Italia.

Diterbitkan 21 Februari 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan bersiap melanjutkan perburuan gelar Scudetto saat menjamu Parma di San Siro, Senin (23/2/2026) pukul 00.00 WIB. Pertandingan Milan vs Parma menjadi krusial bagi Rossoneri yang berambisi memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di di Liga Italia 2025/2026.

Skuad asuhan Max Allegri ini tengah berupaya mencapai rekor tak terkalahkan terbaik klub di Serie A sejak awal tahun 1990-an. Meskipun demikian, mereka harus menghadapi tekanan setelah hasil imbang di tengah pekan yang membuat jarak poin dengan rival sekota Inter Milan melebar.

Di sisi lain, Parma datang dengan misi mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia, menunjukkan performa yang solid musim ini.

Laga Milan vs Parma diprediksi akan menyajikan pertarungan menarik antara ambisi Milan untuk juara dan kegigihan Parma untuk bertahan di Serie A. Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin penuh, menjadikan duel ini patut dinantikan oleh para penggemar sepak bola.

Perburuan Scudetto dan Rekor Tak Terkalahkan AC Milan

AC Milan saat ini tidak terkalahkan dalam 24 pertandingan liga, sebuah catatan impresif yang menunjukkan konsistensi mereka di musim ini. Namun, hasil imbang di tengah pekan membuat mereka kini tertinggal tujuh poin dari rival sekota Inter Milan dalam perburuan gelar. Kekalahan terakhir Milan di liga bahkan terjadi pada hari pembukaan musim, menandakan dominasi mereka sepanjang kompetisi.

Rekor terbaik Milan adalah 34 pertandingan tak terkalahkan sepanjang musim 1991-92, sebuah tonggak sejarah yang ingin didekati oleh tim saat ini.

Pelatih Milan, Max Allegri, kembali akan menjalani larangan mendampingi tim di pinggir lapangan setelah diusir dalam pertandingan melawan Como. Insiden tersebut juga menyisakan ketegangan antara Allegri dan pelatih Como, Cesc Fabregas, menambah bumbu drama di luar lapangan. Milan sendiri berhasil menyamakan kedudukan melalui Rafael Leao setelah kesalahan langka dari Mike Maignan dalam laga tersebut.

Dengan 25 poin dari 36 poin yang tersedia dalam dua belas pertandingan kandang, Milan memiliki rekor kandang yang kuat. Mereka juga telah memenangkan delapan dari sepuluh pertemuan terakhir mereka dengan Parma di San Siro, memberikan kepercayaan diri tambahan menjelang laga ini.

Performa Parma dan Ambisi Bertahan di Serie A

Parma saat ini berada di jalur yang tepat untuk bertahan di kasta tertinggi Serie A, sebuah tujuan utama bagi tim asuhan Carlos Cuesta. Meskipun demikian, mereka memiliki rekor kebobolan yang kurang baik saat bertemu Milan, dengan setidaknya satu gol kebobolan dalam 22 pertandingan berturut-turut melawan Rossoneri sejak hasil imbang 2-2 di awal musim.

Gialloblu baru-baru ini meraih kemenangan 1-0 yang sedikit beruntung di Bologna, diikuti dengan kemenangan atas Hellas Verona yang bermain dengan 10 pemain. Gol kemenangan melawan Verona baru tercipta di akhir pertandingan melalui sundulan Mateo Pellegrino. Parma sendiri telah diuntungkan dari tujuh kartu merah lawan musim ini, jumlah tertinggi di liga, yang seringkali membantu mereka dalam meraih hasil positif.

Berada di posisi ke-12 klasemen, Parma telah mengumpulkan 29 poin, yang merupakan catatan terbaik mereka pada tahap ini di musim Serie A sejak tahun 2020. Pelatih Cuesta berhasil membawa timnya berada di jalur yang tepat untuk tahun ketiga berturut-turut di kasta tertinggi Italia.

Yang menarik, Parma hanya menderita empat kekalahan dari 12 pertandingan tandang mereka musim ini, rekor yang lebih baik dari tim-tim papan atas seperti Roma, Napoli, dan Juventus. Statistik ini menunjukkan bahwa Parma memiliki potensi untuk mengejutkan Milan di kandang mereka sendiri.

Sorotan Pemain dan Taktik Kunci Tim

Dari kubu AC Milan, ada kabar baik dengan kembalinya gelandang Prancis Adrien Rabiot dari skorsing, yang akan memperkuat lini tengah tim. Namun, Strahinja Pavlovic ditarik keluar saat melawan Como dan mungkin absen karena cedera, sementara Santiago Gimenez juga berada di bangku cadangan. Untungnya, Christian Pulisic, Rafael Leao, dan Alexis Saelemaekers telah kembali bugar dan siap diturunkan.

Pulisic dan Leao menjadi pencetak gol terbanyak bersama bagi Milan, menunjukkan kontribusi vital mereka di lini serang. Selain itu, Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug juga bersaing untuk mendapatkan tempat di dua posisi menyerang, sementara Ruben Loftus-Cheek terkadang bermain sebagai pendukung striker tunggal. Rafael Leao sendiri telah terlibat langsung dalam tiga gol dalam empat pertandingan liga terakhirnya melawan Parma, termasuk penalti di pertandingan sebelumnya.

Di pihak Parma, Mateo Pellegrino akan menjadi inspirasi utama di lini serang. Sejak awal musim lalu, tidak ada pemain yang melampaui persentase gol sundulan Pellegrino di Serie A, dengan 60% dari total 10 golnya berasal dari sundulan. Ia dipastikan menjadi starter di lini depan untuk tim tamu.

Pelatih Cuesta harus melakukan perubahan di lini belakang karena Alessandro Circati diskors, dan Mariano Troilo akan kembali dari larangan satu pertandingan untuk menggantikannya. Beberapa pemain lain seperti Zion Suzuki, Abdoulaye N’Diaye, Pontus Almqvist, dan Matija Frigan masih absen karena cedera, meskipun Frigan hampir kembali dari cedera ACL yang telah lama dideritanya.

Perkiraan Pemain

  • AC Milan: Maignan; Tomori, Gabbia, De Winter; Saelemaekers, Jashari, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Leao, Nkunku.
  • Parma: Corvi; Del Prato, Troilo, Valenti; Britschgi, Bernabe, Keita, Sorensen, Valeri; Strefezza; Pellegrino.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan