Prediksi Napoli vs Roma: Persaingan Panas 4 Besar Liga Italia

Pertandingan sengit Napoli vs Roma akan tersaji di Stadio Maradona.

Diterbitkan 15 Februari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Stadio Maradona akan menjadi saksi bisu pertarungan krusial dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026, Senin (16/2/2026) pukul 02.45 WIB, ketika juara bertahan Napoli menjamu rival beratnya, AS Roma. Pertemuan Napoli vs Roma  bukan sekadar laga biasa, melainkan duel vital bagi kedua tim yang sama-sama mengincar posisi empat besar di klasemen liga.

Napoli, yang baru saja merasakan kekalahan pahit di Coppa Italia, bertekad bangkit dan menunjukkan dominasinya di kandang sendiri.

Sementara itu, AS Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan penting di laga sebelumnya, membuktikan solidnya pertahanan mereka. Kedua tim diprediksi akan menampilkan permainan menyerang dan taktis demi meraih poin penuh.

Laga ini dipastikan akan menyajikan tensi tinggi dan drama yang memikat para penggemar sepak bola. Baik Napoli maupun Roma memiliki motivasi kuat untuk membuktikan diri sebagai tim terbaik, sekaligus mengamankan posisi strategis di papan atas Serie A. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam Derby del Sole kali ini?

Kondisi Terkini Napoli: Bangkit dari Keterpurukan Coppa Italia

Napoli baru saja menelan pil pahit setelah tersingkir dari Coppa Italia. Mereka kalah dalam adu penalti 7-6 dari Como pada hari Selasa, mengakhiri ambisi mereka di kompetisi piala domestik. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Antonio Conte, yang sebelumnya berhasil meraih Scudetto musim lalu dan Supercoppa Italiana pada Desember.

Meskipun demikian, performa Napoli di Serie A menunjukkan tren positif. Mereka berhasil meraih dua kemenangan beruntun, yang memperketat cengkeraman mereka di posisi ketiga klasemen sementara. Tim berjuluk Partenopei ini juga memiliki rekor kandang yang impresif, tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan Serie A di Stadio Maradona, rekor terbaik mereka sejak akhir 1980-an.

Dengan catatan satu kekalahan dalam enam pertandingan Serie A terakhir, Napoli berupaya mempertahankan momentum positif mereka di liga. Fokus kini sepenuhnya beralih ke Serie A, di mana mereka harus berjuang keras untuk mengamankan tempat di empat besar. Kemenangan atas Roma akan menjadi dorongan moral yang signifikan.

Performa Roma: Solid di Pertahanan, Mengincar Empat Besar

AS Roma datang ke pertandingan ini dengan semangat baru setelah berhasil mengalahkan Cagliari, mengawali kembali perjuangan mereka untuk finis di empat besar. Kemenangan tersebut diraih setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan, menunjukkan kemampuan tim untuk bangkit dari tekanan. Donyell Malen menjadi bintang dengan mencetak dua gol penting dalam laga tersebut.

Tim ibu kota ini memiliki rekor pertahanan yang patut diacungi jempol. Roma hanya kebobolan 14 gol di Serie A, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di liga. Selain itu, mereka belum pernah kebobolan penalti, menyoroti disiplin tinggi di bawah asuhan pelatih Gian Piero Gasperini.

Dengan total 46 poin setelah 24 pertandingan Serie A, Roma mencatatkan rekor terbaik mereka dalam delapan tahun terakhir. Mereka kini berkesempatan menyamakan poin dengan Napoli akhir pekan ini.

Head-to-Head: Dominasi Napoli atas Roma

Secara historis, Napoli memiliki keunggulan atas AS Roma dalam beberapa pertemuan terakhir di Serie A. Roma hanya berhasil memenangkan satu dari 12 pertemuan liga terakhir mereka dengan Napoli, baik di kandang maupun tandang. Lebih lanjut, Roma belum pernah merasakan kemenangan di Naples sejak tahun 2017.

Selain itu, Roma juga kesulitan saat berhadapan dengan tim-tim papan atas Serie A. Mereka hanya mampu meraih satu poin dari lima pertandingan melawan lima tim teratas saat ini, dengan hanya mencetak dua gol. Sebaliknya, Napoli, sebagai juara bertahan, cenderung meningkatkan performa mereka dalam pertandingan besar, berhasil mengumpulkan 10 poin dari enam pertandingan melawan tim-tim teratas.

Data ini menunjukkan bahwa Napoli memiliki rekor yang lebih baik saat menghadapi lawan-lawan kuat, termasuk Roma. Keunggulan ini bisa menjadi faktor psikologis penting dalam pertandingan yang sangat dinantikan ini.

Update Tim: Daftar Pemain Absen dan Kembali

Napoli akan menyambut kembalinya Scott McTominay yang diperkirakan pulih pada Minggu setelah absen di pertandingan piala tengah pekan. Namun, mereka masih harus kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera jangka panjang seperti Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, dan Billy Gilmour. Kapten Giovanni Di Lorenzo dan David Neres juga masih dalam perawatan.

Juan Jesus akan absen karena skorsing setelah menerima kartu merah minggu lalu. Romelu Lukaku dan Leonardo Spinazzola, mantan pemain Roma, diperkirakan akan terlibat dalam pertandingan ini. Rasmus Hojlund akan memimpin lini serang Napoli, setelah mengakhiri paceklik golnya di Serie A 2026 dengan mencetak dua gol kelimanya musim ini.

Di kubu Roma, Donyell Malen diperkirakan akan memimpin lini depan setelah mencetak dua gol melawan Cagliari. Paulo Dybala kemungkinan bisa bermain setelah mengatasi masalah lutut ringan, berpotensi menggeser Lorenzo Pellegrini ke bangku cadangan.

Robino Vaz dan Mario Hermoso juga mungkin siap untuk kembali memperkuat tim. Namun, Roma masih harus bermain tanpa gelandang kunci Manu Kone, serta Stephan El Shaarawy, Evan Ferguson, dan Artem Dovbyk yang masih absen.

Perkiraan Pemain:

  • Napoli: Milinkovic-Savic; Beukema, Rrahmani, Buongiorno; Politano, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Vergara, Elmas; Hojlund.
  • Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, Pisilli, Wesley; Soule, Dybala; Malen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan