Olimpiade Musim Dingin 2026: Daftar Peserta dan Alasan Indonesia Absen

Ajang bergengsi Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milano Cortina akan segera dimulai.

Diterbitkan 05 Februari 2026, 00:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Babak kualifikasi awal akan dimulai lebih dulu pada 4-5 Februari 2026. Upacara pembukaan yang spektakuler akan dilaksanakan pada 6 Februari 2026, menandai dimulainya secara resmi ajang olahraga ini. Kompetisi dan perebutan medali akan berlangsung intensif dari 7 hingga 21 Februari 2026, menampilkan keahlian atlet-atlet kelas dunia di berbagai disiplin olahraga musim dingin.

Puncak acara akan ditutup dengan upacara penutupan pada 22 Februari 2026. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Stadion San Siro di Milan akan menjadi lokasi upacara pembukaan, sementara Verona Arena di Verona akan menjadi tuan rumah upacara penutupan, menambah kemegahan perhelatan ini.

Mengapa Indonesia Absen dari Olimpiade Musim Dingin 2026?

Sayangnya, Indonesia dipastikan tidak akan ambil bagian dalam Olimpiade Musim Dingin 2026 yang digelar di Milan dan Cortina d’Ampezzo. Keputusan ini diambil karena berbagai kendala mendasar yang hingga kini masih dihadapi oleh negara beriklim tropis seperti Indonesia, terutama terkait dengan pengembangan olahraga musim dingin.

Meskipun Indonesia secara konsisten berpartisipasi di Olimpiade Musim Panas, negara ini belum pernah tampil di Olimpiade Musim Dingin sejak ajang ini pertama kali digelar. Absennya Indonesia dari Olimpiade Musim Dingin 2026 tidak lepas dari beberapa faktor utama, termasuk ketiadaan iklim salju yang memadai untuk pelatihan dan pengembangan atlet di cabang olahraga musim dingin.

Tantangan adaptasi iklim ekstrem menjadi penghalang utama bagi atlet Indonesia, mengingat venue tersebar yang mencakup berbagai ketinggian di pegunungan Alpen. Meskipun demikian, beberapa cabang olahraga musim dingin seperti short track speed skating, figure skating, dan ice hockey sebenarnya dapat diakses di fasilitas ice rink dalam ruangan di Indonesia, membuka peluang di masa depan.

Negara tetangga seperti Singapura, yang juga beriklim tropis, telah berhasil mengirimkan atletnya ke Olimpiade Musim Dingin 2026, seperti Faiz Basha di cabang ski Alpen. Hal ini menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan program pelatihan di luar negeri, partisipasi Indonesia di masa mendatang masih memungkinkan.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) sendiri telah mendaftarkan atlet snowboarding muda ke Federasi Ski dan Seluncur Internasional (FIS) dan aktif dalam Asian Winter Games 2025 sebagai sarana pengenalan olahraga musim dingin.

Daftar Peserta Olimpiade Musim Dingin 2026

Eropa: Albania, Andorra, Armenia, Austria, Azerbaijan, Belgia, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Georgia, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Israel, Italia (tuan rumah), Kosovo, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Moldova, Monako, Montenegro, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, San Marino, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Ukraina, Britania Raya

Amerika: Argentina, Bolivia, Brasil, Kanada, Chile, Kolombia, Ekuador, Haiti, Jamaika, Meksiko, Peru, Puerto Riko, Trinidad & Tobago, Amerika Serikat, Kepulauan Virgin AS.

Asia: China, Hong Kong, India, Iran, Jepang, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Lebanon, Mongolia, Pakistan, Korea Selatan, Chinese Taipei, Uzbekistan.

Oseania: Australia, Selandia Baru, Samoa Amerika

Afrika: Eritrea, Ghana, Kenya, Madagaskar, Maroko, Nigeria, Afrika Selatan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan