Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Siap Hadapi Tantangan Baru ASEAN Cup

Catat jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 atau ASEAN Cup 2026, turnamen yang kini digelar pada Juli-Agustus dengan format baru.

OlehThomas
Diterbitkan 17 Januari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan beraksi di Piala AFF 2026, yang kini resmi bernama ASEAN Cup 2026. Turnamen edisi ke-16 ini akan menjadi panggung bagi Timnas Indonesia untuk mengukir sejarah, terutama setelah penunjukan pelatih baru, John Herdman. Berbeda dari tradisi sebelumnya, kompetisi dua tahunan paling bergengsi di Asia Tenggara ini akan berlangsung pada musim panas, yakni dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Perubahan jadwal ini merupakan langkah strategis untuk menghindari bentrokan dengan kalender liga domestik di kawasan Asia Tenggara, sehingga diharapkan setiap tim dapat tampil dengan kekuatan terbaiknya. Pengundian grup telah dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di Jakarta, Indonesia, dengan Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A.

Skuad Garuda, di bawah arahan John Herdman, akan menghadapi lawan-lawan tangguh seperti juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Dengan format baru yang menjanjikan intensitas kompetisi lebih tinggi, perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 diprediksi akan penuh tantangan dan menarik untuk diikuti.

Perubahan Format dan Jadwal Piala AFF 2026

Piala AFF 2026, yang kini dikenal sebagai ASEAN Cup 2026, menandai era baru dalam sejarah turnamen sepak bola Asia Tenggara. Untuk pertama kalinya, ajang ini digelar pada musim panas, yaitu dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, berbeda dari edisi-edisi sebelumnya yang biasanya berlangsung di akhir tahun. Fase grup dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 8 Agustus 2026, sementara babak gugur, termasuk semifinal dan final, akan dihelat pada 15 hingga 26 Agustus 2026.

Format turnamen ini juga mengalami beberapa penyesuaian. Sembilan tim dengan peringkat tertinggi otomatis lolos ke fase grup, sedangkan tim peringkat ke-10 dan ke-11 akan menjalani babak kualifikasi dua leg. Sepuluh tim yang lolos akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi lima tim. Setiap tim di fase grup akan memainkan empat pertandingan dengan sistem round-robin, terdiri dari dua laga kandang dan dua laga tandang.

Dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke babak gugur, di mana semifinal dan final akan dimainkan dalam format dua leg (kandang-tandang). Penting untuk dicatat bahwa aturan gol tandang tidak akan diterapkan dalam babak gugur. Pengundian grup Piala AFF 2026 telah sukses dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di Jakarta, Indonesia, dan jadwal lengkap pertandingan fase grup telah dikonfirmasi pada 16 Januari 2026.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Indonesia dipastikan tergabung di Grup A pada Piala AFF 2026, sebuah grup yang menjanjikan persaingan ketat dan menarik. Skuad Garuda akan berhadapan dengan lawan-lawan yang tidak bisa dianggap remeh, termasuk juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Saat pengundian, Indonesia berada di Pot 3, menunjukkan posisi mereka dalam hierarki kekuatan regional. Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, akan memimpin skuad dalam turnamen ini. Penunjukan Herdman diharapkan membawa angin segar dan strategi baru bagi tim Merah Putih dalam upaya meraih gelar juara Piala AFF yang belum pernah diraih sebelumnya. Herdman sendiri telah menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan di Grup A, menyadari bahwa tidak ada lawan yang mudah dalam kompetisi ini. Komposisi Grup A ini menuntut Timnas Indonesia untuk tampil maksimal sejak awal. Vietnam menjadi pesaing terberat di atas kertas, sementara Singapura dan Kamboja juga memiliki potensi untuk memberikan kejutan. Dukungan penuh dari suporter akan menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk melangkah jauh di turnamen ini dan memutus 'kutukan' belum pernah juara.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan