Como vs Milan: I Rossoneri Dilarang Terpeleset Lagi

Pertandingan tunda Liga Ital antara Como vs Milan akan tersaji di Stadio Sinigaglia.

Diterbitkan 14 Januari 2026, 23:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Liga Italia 2025/2026 Como dan AC Milan akhirnya digelar Jumat (16/1/2026) pukul 02.45 WIB di Stadio Sinigaglia. Laga Como vs Milan mempertemukan dua tim dengan ambisi besar di kasta tertinggi Italia.

AC Milan, yang dikenal sebagai Rossoneri, sedang berjuang keras untuk memangkas jarak dari puncak klasemen dalam perburuan gelar Scudetto. Sementara itu, Como, atau Lariani, berharap bisa mengamankan partisipasi pertama mereka di kompetisi Eropa.

Awalnya, pertandingan Como vs Milan ini direncanakan untuk menjadi laga Serie A pertama yang diadakan di luar negeri, tepatnya di Optus Stadium di Perth, Australia. Namun, rencana tersebut harus dibatalkan karena aturan ketat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait penyelenggaraan pertandingan.

Penundaan juga terjadi karena partisipasi AC Milan dalam ajang Supercoppa Italiana, membuat jadwal pertandingan harus diatur ulang.

Kini, kedua tim hanya terpaut enam poin di klasemen Serie A, menunjukkan betapa krusialnya laga ini bagi kedua belah pihak. AC Milan membutuhkan poin penuh untuk tetap bersaing di jalur juara, sementara Como bertekad mempertahankan performa impresif mereka untuk meraih tiket ke kancah Eropa.

Jadwal dan Kontroversi Penundaan

Pertandingan Como vs Milan ini awalnya memiliki rencana ambisius untuk menjadi sejarah sebagai laga Serie A pertama yang dimainkan di luar Italia, yakni di Optus Stadium, Perth, Australia. Namun, impian tersebut harus kandas setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberlakukan aturan ketat mengenai lokasi penyelenggaraan pertandingan, yang membuat rencana itu dibatalkan.

Selain itu, penundaan jadwal pertandingan juga disebabkan oleh keterlibatan AC Milan dalam turnamen Supercoppa Italiana. Akibatnya, Rossoneri harus melakukan perjalanan yang lebih singkat melintasi Lombardy untuk menghadapi Como di kandang mereka sendiri.

Keputusan untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Stadio Sinigaglia, Como, menjadikan laga ini semakin menarik, mengingat sejarah dan rivalitas regional kedua tim. Meskipun ada kontroversi seputar penundaan dan perubahan lokasi, semangat kompetitif kedua tim tidak surut.

Ambisi dan Posisi di Klasemen

Saat ini, Como dan AC Milan hanya terpaut enam poin di tabel klasemen Serie A, menandakan persaingan yang ketat di papan atas. Kedua tim memiliki tujuan ambisius untuk sisa musim ini.

AC Milan datang sebagai penantang gelar Serie A dan sangat membutuhkan poin maksimal setelah sebelumnya sempat terpeleset melawan dua tim papan bawah. Mereka tertinggal dari Inter Milan yang kini menempati posisi puncak klasemen, sehingga setiap poin sangat berharga dalam perburuan Scudetto.

Di sisi lain, Como berharap dapat mengamankan partisipasi pertama mereka di kompetisi Eropa. Tim asuhan Cesc Fabregas ini berada di posisi keenam klasemen sementara, dengan satu pertandingan tersisa dibandingkan sebagian besar rival utama mereka.

Performa Terkini AC Milan dan Como

AC Milan baru-baru ini bermain imbang 1-1 melawan Genoa dan Fiorentina, di mana gol penyama kedudukan Christopher Nkunku di menit akhir menyelamatkan mereka dari kekalahan saat melawan Fiorentina. Meski hasil imbang ini sedikit menghambat ambisi Scudetto mereka, Milan berhasil menjaga rekor tak terkalahkan yang panjang, meskipun dengan perjuangan keras.

Tim asuhan Max Allegri ini terakhir kali kalah di liga pada hari pembukaan musim, dan mereka adalah satu-satunya tim yang belum terkalahkan di laga tandang, dengan rekor lima kemenangan dan empat hasil imbang. Milan mengakhiri paruh musim dengan hanya satu kekalahan di Serie A, sebuah pencapaian yang terakhir kali terjadi lebih dari 20 tahun yang lalu, menempatkan mereka dalam persaingan ketat di papan atas.

Di bawah kepemimpinan pelatih kepala Cesc Fabregas, yang ditunjuk pada 31 Oktober 2024, Como telah berkembang pesat dalam waktu kurang dari dua tahun di antara tim elite Italia, didukung oleh investasi serius.

Pada pertandingan terakhir, Como berhasil menyelamatkan satu poin dengan gaya spektakuler, berkat tendangan keras Martin Baturina yang menggagalkan Bologna yang bermain dengan 10 pemain di masa stoppage time. Hasil ini melanjutkan tren impresif Como yang seringkali menyelesaikan pertandingan dengan kuat; hanya Inter Milan yang mencetak lebih banyak gol daripada delapan gol Como dalam 15 menit terakhir pertandingan.

Como juga merupakan salah satu dari tiga tim, bersama Juventus dan Napoli, yang masih tak terkalahkan di kandang musim ini, menunjukkan kekuatan mereka saat bermain di Stadio Sinigaglia. Terakhir kali Como memenangkan pertandingan Serie A melawan AC Milan adalah pada tahun 1985, dan mereka bertekad untuk mengakhiri puasa kemenangan tersebut di laga krusial ini.

Berita Tim dan Prediksi Susunan Pemain

Untuk AC Milan, Luka Modric akan kembali setelah diistirahatkan, dan Fikayo Tomori juga akan kembali setelah menjalani skorsing. Tomori diperkirakan akan bergabung dengan Strahinja Pavlovic dan Matteo Gabbia di lini belakang Milan.

Pavlovic sendiri telah diizinkan untuk melanjutkan latihan meskipun sempat membutuhkan sembilan jahitan setelah tabrakan udara di pertandingan sebelumnya. Namun, keraguan masih menyelimuti kondisi Rafael Leao.

Christian Pulisic kemungkinan akan berpasangan dengan Niclas Fullkrug di lini serang, dengan Christopher Nkunku juga berpotensi masuk ke dalam tim utama mengingat peningkatan performanya, dengan empat keterlibatan gol dari tiga pertandingan liga terakhirnya.

Di kubu Como, pelatih Cesc Fabregas akan kembali dapat menurunkan Jacobo Ramon setelah bek Spanyol itu menyelesaikan larangan satu pertandingan. Namun, Edoardo Goldaniga, Assane Diao, Jayden Addai, dan mantan striker Milan Alvaro Morata masih harus absen karena cedera.

Nico Paz dan Jesus Rodriguez menjadi kreator kunci bagi Como, keduanya telah mencetak enam gol dan memberikan enam assist di liga musim ini.

Prediksi Susunan Pemain

  • Como: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas
  • AC Milan: Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Loftus-Cheek, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Fullkrug

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan