Gagal di SEA Games 2025, PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Indra Sjafri

PSSI resmi mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan pealtih Indra Sjafri menyusul kegagalan memimpin anak-anak asuhnya lolos semifinal SEA GAmes 2025 Thailand.

Diterbitkan 16 Desember 2025, 20:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Indra Sjafri menyusul kegagalan dalam SEA Games 2025 Thailand.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U23 terhenti di fase grup C lantaran kalah dari Malaysia dalam persaingan peringkat dua terbaik.

Padahal, skuad Garuda Muda sedianya diharapkan mampu mempertahankan emas, atau setidaknya melaju ke partai puncak ajang multievent terakbar Asia Tenggara.

Pelatih Indra Sjafri sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf menyusul hasil minor yang diraih anak-anak asuhnya.

Juru taktik berusia 62 tahun mengakui bahwa pihaknyalah yang paling bertanggung jawab di balik berakhirnya perjalanan Timnas Indonesia U23 dalam fase grup.

Respons PSSI

Merespons ini, federasi sepak bola Tanah Air melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI mengumumkan pengakhiran kerja sama Indra Sjafri di semua bidang.

Bukan hanya sebagai pelatih Timnas Indonesia U23, pria yang pernah mempersembahkan emas SEA Games 2023 Kamboja itu juga tak lagi dipakai jasanya untuk mendampingi Direktur Teknik Alexander Zwiers.

"Setelah kami (Exco PSSI) bersama-sama melakukan evaluasi pelaksanaan (SEA GAmes), dengan ini kami sepakat yang pertama adalah pengakhiran hubungan kerja antara Coach Indra Sjafri dengan PSSI atau federasi," jelas Ketua Sumardji dalam konferensi pers di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam WIB.

"Berkaitan dengan pengakhiran kerja sama Indra Sjafri dengan federasi, itu secara keseluruhan, baik sebagai Head Coach SEA Games maupun sebagai bagian dari direktur teknik, sehingga yang berkaitan dengan PSSI, Coach Indra terhitung hari ini hubungan kerjanya sudah berakhir semuanya," tegas dia.

Patuhi Hak dan Kewajiban

Usai berakhirnya kerja sama ini, Sumardji juga memastikan bahwa hak dan kewajiban yang terkait pelatih Indra Sjafri akan dijalankan sesuai kontrak.

"Tentu hak dan kewaiban sesuai dengan kesepakatan, sesuai kontrak yang ada, wajib untuk sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh Coach Indra Sjafri dan kewajiban yang harus dilakukan oleh federasi," papar Sumardji.

"Semua sepakat dan semua bisa menjalankan itu dengan baik. Coach Indra Sjafri juga kemarin sudah kita ajak bicara setelah kami laukan diskusi dengan teman-teman, dan Coach Indra Sjafri menerima itu dengan lapang dada, dengan ikhlas, sehingga soal keberadaan Coach Indra Sjafri, mulai terhitung hari ini sudah tidak ada lagi hubungan kerja dengan PSSI," tambah Ketua BTN.

Timnas Indonesia U23 Ditangani Pelatih Senior

Adapun mengenai jabatan pelatih Timnas Indonesia U23 ke depannya, Sumardji menyatakan posisi itu nantinya akan dirangkap oleh pelatih senior.

PSSI saat ini sedang memburu kandidat yang tepat guna menggantikan Patrick Kluivert yang kerja samanya berakhir dengan PSSI per 16 Oktober lalu.

"Dari hasil apa yang kita disusikan bersama-sama dengan Bapak Ketua Umum PSSI dan juga Wakil Ketua Umum 1 dan 2, serta teman-teman exco, untuk pelatih U23 atau U22 itu nanti akan menjadi satu paket dengan pelatih timnas senior," pungkas Sumardji.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

5 Kandidat Pelabuhan Baru Marcus Rashford

Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan