Liverpool Terburuk dalam 72 Tahun: Membandingkan Musim 2025/26 dengan Krisis 1953/54

Mengulas rentetan buruk Liverpool musim ini yang menjadi terburuk dalam 72 tahun, membandingkannya dengan keterpurukan historis pada musim 1953/54. Analisis lengkap performa, angka, dan konteks sejarah.

Diterbitkan 27 November 2025, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tren sembilan kekalahan dalam 12 pertandingan adalah yang terburuk sejak musim 1953/54, sebuah catatan historis yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari buku sejarah klub.

Membandingkan dengan Krisis Liverpool 1953/54: Luka Lama yang Terulang

Untuk memahami skala keterpurukan saat ini, perlu melihat kembali musim 1953/54 — musim terakhir Liverpool terdegradasi dari divisi teratas sepak bola Inggris. Pada periode itu, mereka kalah 1-5 dari Portsmouth dan Manchester United pada Desember 1953, lalu dihantam West Brom 2-5 pada Hari Natal sebelum akhirnya menghentikan kekalahan beruntun lewat hasil imbang tanpa gol sehari kemudian.

Saat itu, Liverpool menelan sembilan kekalahan dalam 11 pertandingan, hanya diselingi kemenangan 5-2 atas Blackpool serta hasil imbang melawan West Brom. Setelah kemenangan atas Blackpool, tim asuhan Don Welsh justru terjerumus lebih dalam dengan menjalani 15 laga tanpa kemenangan sejak Desember hingga akhir Maret. Musim ditutup dengan posisi juru kunci dan mereka pun terdegradasi. Don Welsh bertahan hingga Mei 1956 sebelum akhirnya diberhentikan.

Jika dibandingkan, situasi Liverpool saat ini memang buruk, tetapi masih belum seburuk musim 1953/54. Perbedaannya, pada awal 1950-an Liverpool memang sudah berada dalam tren menurun setelah hanya finis di peringkat 17 musim sebelumnya. Musim ini, kejatuhan mereka terasa lebih mengejutkan mengingat status mereka sebagai juara bertahan.

Sumber: RTE

Klasemen Premier League/Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan