Bawa Energi Positif, Kedatangan Timur Kapadze Jadi Pintu Diplomasi Sepakbola Internasional

Kehadiran pelatih kaliber dunia seperti Timur Kapadze dan menunjukkan kepeduliannya pada para pemain muda adalah energi positif bagi gairah sepak bola.

Diterbitkan 25 November 2025, 06:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, belum lama ini memberikan coaching clinic untuk pelajar di Jakarta. Kapadze mengaku ikut memperhatikan dan menunjukkan kepeduliannya terhadap pemain usia dini.

Kedatangan Kapadze ke Indonesia sempat dikaitkan dengan kursi pelatih nasional yang masih lowong. Padahal, saat itu agenda resmi pelatih yang pernah sukses membawa negaranya ke Piala Dunia dan Olimpiade 2024, berlibur ke destinasi premium seperti Lombok dan Bali.

Kehadiran Kapadze pada acara yang diprakarsai EGI Sport ini mendapat antusiasme tinggi dari pesepak bola muda yang ingin mempelajari berbagai teknik, strategi dan mentalitas juara.

Langkah mendatangkan Kapadze dinilai sangat strategis dan dipandang sebagai upaya cerdas untuk membuka pintu diplomasi dan bisnis di kancah sepakbola internasional, sekaligus mendukung perkembangan olahraga di Indonesia.

Managing Director EGI Sport, Rulit Candra, menjelaskan bahwa motivasi utama mereka adalah memanfaatkan momen liburan Kapadze untuk mengenalkan potensi wisata Indonesia dan sekaligus mendukung kemajuan sepakbola.

"Kami ingin Kapadze menjadi saksi keindahan Indonesia. Di sisi lain, kehadiran pelatih kaliber dunia seperti beliau adalah energi positif bagi gairah sepak bola di tanah air," ungkap Rulit, menekankan aspek networking dan promosi yang diemban oleh inisiatif ini.

Bahas Perkembangan Positif Sepak Bola Indonesia

Sementara itu, pada Senin, 24 November 2025, Kapadze terlihat menikmati Pink Beach (Pantai Tangsi) di Lombok Timur. Ini tentunya jadi pengalaman unik mengingat Uzbekistan, adalah negara landlocked yang terkurung daratan.

Momen casual juga terlihat Kapadze bermain bola di pantai bersama tim EGI Sport, menunjukkan kedekatan personal yang berhasil dibangun oleh perusahaan tersebut.

Namun, EGI Sport juga memastikan bahwa kunjungan ini memiliki dimensi profesional. Pada Sabtu, 22 November 2025, sebelum beranjak ke Lombok, Kapadze sempat berdiskusi intens dengan pengamat dan tim membahas soal perkembangan positif sepakbola Indonesia.

Jabatan Pelatih Timnas Indonesia

Kapadze bahkan mengungkapkan pengamatannya terhadap beberapa pemain Indonesia, sehingga menunjukkan bahwa ia memantau talenta lokal. Wajar saja jika publik kemudian berspekulasi soal jabatan pelatih Timnas Indonesia yang masih kosong setelah ditinggalkan Patrick Kluivert dengan kedatangan Kapadze.

Pertemuan Kapadze dengan pihak-pihak terkait, secara implisit menempatkan diri di tengah isu strategis sepak bola nasional. Kolaborasi ini, meski dimulai dari agenda liburan, telah berhasil menciptakan buzz dan harapan baru di tengah masyarakat pecinta sepakbola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Maroko, Pembawa Mimpi Buruk bagi Raksasa Eropa di Piala Dunia

Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan