Persebaya Pecat Eduardo Perez, Ini Kandidat Pelatih Baru Bajul Ijo

Manajemen Persebaya Surabaya resmi mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez Moran setelah hasil imbang lawan Arema FC. Kini, Persebaya mencari pelatih baru.

Diterbitkan 23 November 2025, 22:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kandidat Pelatih Baru Persebaya: Siapa Pengganti Eduardo Perez?

Setelah pemecatan Eduardo Perez, fokus utama Persebaya kini beralih pada pencarian sosok pelatih baru yang akan menakhodai tim. Manajemen klub telah mengonfirmasi bahwa mereka telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan seorang pelatih. Namun, pengumuman resmi masih menunggu tuntasnya segala urusan legalitas dan administratif yang diperlukan.

Beberapa nama pelatih top mulai santer disebut sebagai kandidat kuat untuk posisi strategis ini. Salah satu nama yang paling gencar disuarakan oleh suporter Bonek adalah Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal ini dikenal sukses membawa PSM Makassar meraih gelar juara liga dan bahkan mendapatkan penghargaan Manager of the Year. Tavares saat ini berstatus tanpa klub setelah mengundurkan diri dari PSM pada 1 Oktober 2025.

Selain Tavares, nama Timur Kapadze juga muncul sebagai opsi menarik bagi Persebaya. Kapadze memiliki rekam jejak impresif di level tim nasional, di mana ia berhasil membawa Timnas Uzbekistan menembus Piala Dunia 2026. Pengalaman internasionalnya ini tentu menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan oleh manajemen Bajul Ijo dalam menentukan pilihan.

Tantangan dan Harapan Persebaya ke Depan

Transisi kepelatihan ini diharapkan tidak akan mengganggu persiapan Persebaya untuk sisa musim kompetisi 2025/2026. Manajemen klub berkomitmen untuk memastikan bahwa proses pergantian pelatih berjalan mulus, sehingga tim dapat segera beradaptasi dengan filosofi dan strategi baru yang akan diterapkan. Fokus utama adalah menjaga momentum dan semangat juang para pemain.

Persebaya memiliki harapan besar untuk meraih performa yang lebih konsisten dan stabil di bawah kepemimpinan pelatih baru. BRI Super League dikenal sebagai kompetisi yang sangat ketat dan tidak ramah bagi pelatih, seperti yang terlihat dari banyaknya pergantian pelatih di musim ini. Klub bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi para Bonek dan Bonita, serta kembali bersaing di papan atas klasemen.

Dengan adanya perubahan ini, seluruh elemen tim, mulai dari pemain, staf pelatih, hingga manajemen, diharapkan dapat bersinergi lebih baik. Dukungan penuh dari suporter juga akan menjadi kunci penting dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini. Persebaya optimis dapat bangkit dan menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap laga yang akan datang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan