Drama di Timnas Inggris: Thomas Tuchel Harus Sadar Bahwa Jude Bellingham Itu Berbeda dan Sangat Berharga

Pelatih Thomas Tuchel akhirnya menjelaskan sikapnya terhadap Jude Bellingham usai insiden pergantian pemain di Timnas Inggris. Kenapa bintang Real Madrid itu kini jarang jadi pilihan utama?

Diterbitkan 18 November 2025, 21:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, telah mengukir namanya sebagai salah satu gelandang muda terbaik di dunia saat ini. Kemampuannya yang komplet dan mentalitas pemenang telah menjadikannya pilar tak tergantikan di klub raksasa Spanyol. Banyak pengamat sepakat bahwa ia adalah pemain Timnas Inggris terbaik kedua setelah Harry Kane. Oleh karena itu, asumsi bahwa Bellingham akan menjadi starter yang pasti di skuad Three Lions adalah hal yang wajar, terutama setelah kepelatihan timnas berganti.

Namun, karier Bellingham di Timnas Inggris sejak tongkat kepelatihan beralih dari Gareth Southgate ke Thomas Tuchel justru menjadi penuh tanda tanya. Dalam jeda internasional terbaru, sang gelandang hanya bermain 109 menit dari dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia bahkan sempat digantikan oleh Morgan Rogers di starting XI sebelum akhirnya kembali mengisi posisi inti saat menghadapi Albania meskipun tetap ditarik keluar sebelum menit ke-90.

Momen pergantian pemain itulah yang memicu drama. Bellingham menunjukkan reaksi kemarahan yang kentara saat meninggalkan lapangan. Ekspresi frustrasi itu adalah cerminan dari seorang pemain Real Madrid yang haus akan menit bermain—kondisi yang membuat penggemar Los Blancos semakin bingung dengan perlakuan yang diterimanya dari Tuchel. Kejelasan pun dicari, tetapi penjelasan sang pelatih justru meninggalkan lebih banyak pertanyaan.

Reaksi Jude Bellingham Bukan Masalah Penerimaan Keputusan

Selepas pertandingan, Thomas Tuchel memberikan tanggapan atas reaksi berapi-api yang ditunjukkan Jude Bellingham. Alih-alih meredakan kebingungan, pernyataan pelatih asal Jerman itu justru terasa menyalahkan sang pemain atas ekspresi emosinya.

"Saya melihat Jude Bellingham tidak senang ketika ia keluar," ujar Tuchel. "Saya tidak ingin membesar-besarkannya, tetapi saya berpegang pada kata-kata saya, sikap adalah kunci dan rasa hormat terhadap rekan satu tim yang masuk. Keputusan dibuat dan Anda harus menerimanya sebagai pemain."

Membaca pernyataan tersebut secara harfiah, Real Madrid dan penggemar Bellingham mungkin berasumsi bahwa Tuchel meragukan penerimaan Bellingham terhadap keputusan teknis. Akan tetapi, faktanya, Bellingham telah menerima keputusan tersebut. Ia tidak melakukan penolakan seperti insiden Kepa Arrizabalaga yang menolak ditarik keluar. Ia meninggalkan lapangan tanpa berlama-lama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Intinya, Tuchel tampaknya salah menempatkan akar permasalahan. Memberitahu Bellingham untuk menerima keputusan adalah hal yang tidak relevan, karena ia tidak pernah menolaknya. Masalah utamanya adalah Bellingham menunjukkan kekesalan di depan umum.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan