Liputan6.com, Jakarta- Indonesia meraih hasil luar biasa di cabang olahraga renang pada Islamic Solidarity Games 2025 atau ISG 2025. Pada ajang yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, itu semua perenang yang diberangkatkan Indonesia mampu menyumbangkan medali.
Delapan atlet renang yang membela Indonesia di ajang ISG 2025 adalah Joe Aditya Wijaya Kurniawan, Muhammad Dwiky Raharjo, Farrel Armandio Tangkas, Jason Donovan Yusuf, Adellia, Nadia Aisha Nurazmi, Azzahra Permatahani, dan Flairene Candrea.
Adellia menjadi yang paling sukses. Wanita 20 tahun tersebut merebut satu medali emas, dua perak dan satu perunggu. Emas diraih Adellia Women’s Breaststroke 200m. Kemudian Adellia juga mendapat perak di Women’s 4x100m Medley Relay dan Women’s 100m Breaststroke.
Sedangkan perunggu diraih Adellia di nomor Women's 4 x 100m Freestyle Relay saat bertanding bersama Nadia, Azzahra dan Candrea.
Kesuksesan di ISG 2025 ini diharapkan menjadi modal bagus untuk renang Indonesia menghadapi SEA Games 2025 di Thailand yang berlangsung bulan depan.
Direktur tim Indonesia yang juga mantan perenang nasional Richard Sam Bera optimistis hasil bagus di ISG 2025 akan menjadi momentum bagus renang untuk bertarung di SEA Games 2025. Pasalnya lawan yang dihadapi di Riyadh juga berat.
Bisa Bersinar di SEA Games 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413357/original/050809400_1763124725-20251114_093432.jpg)
"Tim akuatik ini semua daripada 8 atlet, bisa mendapatkan medali. Ini sebuah hasil yang bisa dibilang cukup baik, karena saya tahu mereka belum, dipuncak performanya, tapi juga hasilnya sudah bisa mendapatkan yang luar biasa seperti ini," kata Richard saat mewakili NOC Indonesia menyambut kepulangan perenang dari ISG di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (14/11/2025).
"Jadi kita perlu apresiasi itu, tapi juga kita tahu bahwa masih ada SEA Games di bulan depan. Dan kita harapkan performa dari mereka akan jauh lebih baik lagi. Sudah pasti ini adalah suatu modal yang baik, karena pengalaman pertandingan di Riyadh kemarin juga tidak mudah lawan-lawannya juga lumayan ya. Sehingga menambah jam terbang kompetisi kepada atlet-atlet akuatik ini agar bisa diterjemahkan dengan performa lebih baik di Thailand," sambung Richard.
Perjuangan Berat Adellia
Adellia sendiri bersyukur bisa menyumbang satu dari empat emas yang didapat Indonesia di ISG 2025. Namun Adellia tak mau lekas berpuas diri. Ia akan kembali fokus mengejar emas di SEA Games 2025.
"Kalau dibilang puas tidak boleh puas sama sekali. Ini awal yang baik untuk SEA Games. Evaluasinya dari pelatih tidak boleh puas, harus semangat lagi. Karena ini masih belum ada apa-apanya target berikutnya SEA Games 2025," papar Adellia.
Adellia sudah siap mental menghadapi SEA Games 2025. Sebab selama di ISG 2025 harus berjuang ekstra berat menghadapi lelahnya perjalanan dari kampung atlet ke venue perlombaan.
"Perjuangan di Saudi sangat berat. Dari kampung atlet ke kolam menempuh perjalanan 1 jam 45 menit. Pulang-pergi itu sangat jauh. Kita juga istirahatnya kurang karena baru pulang dari Jepang. tapi Kita tetap berjuang," tegas Adellia.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413356/original/011835700_1763124725-20251114_094137.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)