PSSI Harus Cepat Amankan Pemain Diaspora Timnas U-17 dari Incaran Negara Lain

PSSI diminta cepat mengamankan pemain diaspora U-17 agar tak dibajak negara lain setelah tampil di Piala Dunia 2025.

Diterbitkan 14 November 2025, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jangan Sampai Pengalaman Masa Lalu Terulang

Hermansyah juga mengingatkan kasus ketika Matthew Baker hampir membela Australia U-17 setelah tampil gemilang di Piala AFF U-16 2024. Kala itu, Baker masuk daftar panggilan untuk laga uji coba Australia U-17 sebelum akhirnya memilih Indonesia melalui komunikasi intens bersama keluarganya.

Kondisi serupa disebut bisa terjadi kapan saja, terutama karena beberapa pemain diaspora memiliki paspor ganda. Potensi perebutan pemain ini diyakini akan menjadi ancaman besar bila PSSI tidak bergerak cepat.

"Sebagai mantan dan kini jadi pelatih kiper, saya amati Mike Rajasa punya prospek bagus. PSSI juga harus menjaga kiper ini jangan sampai direbut Timnas Belanda. Mike Rajasa dan Dafa Al Gasemi akan jadi kiper masa depan Timnas Indonesia. Semua posisi harus terus ada regenerasi agar kelangsungan Timnas Indonesia terjaga," ujarnya. 

Masa depan Timnas Indonesia U-17 tidak hanya bergantung pada evaluasi teknis dan pergantian pelatih, tetapi juga pada komitmen para pemain diaspora yang menjadi aset penting. Dengan persaingan global yang semakin ketat, langkah cepat dan tegas dari PSSI sangat dibutuhkan agar para pemain bernilai tinggi ini tetap berada dalam jalur pengembangan Garuda.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Mochamad Rizal Ahba OhorellaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan