Legenda Man United Buka Resep Duet Maut untuk Liverpool, Tapi Florian Wirtz Jadi Penghalang Besar

Dwight Yorke yakin duet Hugo Ekitike dan Alexander Isak bisa sehebat dirinya dan Andy Cole di Manchester United, tapi ada satu masalah besar di Liverpool: Florian Wirtz.

Diterbitkan 14 November 2025, 00:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurutnya, itulah sikap yang harus dimiliki oleh para pemain muda Liverpool seperti Isak dan Ekitike jika ingin tumbuh menjadi duet yang mematikan. Mereka harus siap bersaing, tanpa saling menyingkirkan, dan membuktikan kemampuan masing-masing di lapangan.

“Coley tidak membenci saya datang ke United. Awalnya saya datang untuk menantangnya memperebutkan posisinya karena saya adalah pemain baru, pemain baru di tim, tetapi ia menerima tantangan itu," akunya.

"Ia tidak menerima bahwa saya adalah pemain yang lebih baik darinya. Ia harus percaya pada kemampuannya sendiri. Ia bersedia berjuang. Itu hal kedua,” ujar Yorke.

Temukan Keseimbangan Peran di Lini Depan

Langkah ketiga yang diungkap Yorke adalah menemukan keseimbangan peran yang alami di lapangan. Ia percaya bahwa duet Isak dan Ekitike bisa saling melengkapi jika mereka memahami gaya bermain satu sama lain, seperti dirinya dan Cole dulu di Old Trafford.

Yorke menjelaskan bahwa dirinya dulu bukanlah striker murni, melainkan pemain penghubung yang bisa membuka ruang dan menciptakan peluang. Sementara Cole lebih sebagai finisher sejati di kotak penalti. Pola serupa, kata Yorke, bisa diterapkan pada Ekitike dan Isak dengan sedikit penyesuaian dari pelatih.

“Di sisi lain, saya adalah pemain baru yang mahal, tetapi itu tidak menjamin apa pun. Saya harus pergi dan menunjukkan apa yang mampu saya lakukan. Saya pikir pelatih beruntung karena saya sebenarnya bukan pemain nomor sembilan," tuturnya.

"Saya bisa bermain sebagai pemain nomor sembilan, tetapi saya lebih sebagai pemain penghubung, saya suka terlibat dalam permainan, jadi semuanya beres dengan sendirinya. Para pemain Liverpool juga dapat menemukan solusi untuk diri mereka sendiri. Itu hal ketiga,” tutur Yorke.

Berani Coba Duet Ekitike–Isak, Tapi Wirtz Jadi PenghambatTerakhir

Yorke menegaskan bahwa Arne Slot harus cukup berani untuk mencoba duet Ekitike dan Isak secara bersamaan. Ia percaya duet itu bisa menghasilkan kombinasi gol mematikan, selama diberikan kesempatan bermain bersama secara konsisten.

Namun, ada satu kendala besar yang bisa menggagalkan rencana itu: Florian Wirtz. Pemain Jerman itu menjadi sosok yang sulit disingkirkan karena label harga mahal dan ekspektasi tinggi. Yorke menilai, keberadaan Wirtz justru menghambat Slot dalam menemukan bentuk serangan terbaik Liverpool.

“Isak bisa menjadi pemain nomor sembilan. Ekitike bisa bermain melebar. Tetapi Anda tidak akan tahu sampai Slot dipaksa untuk mencobanya. Ia mungkin akan memilih cara itu seperti bagaimana Sir Alex menemukan apa yang berhasil untuk saya dan Coley,” kata Yorke.

Ia menutup dengan peringatan, “Masalah yang dihadapi Liverpool adalah Florian Wirtz. Itu mungkin akan sedikit menjadi masalah karena uang yang ia dapatkan juga. Namun, Slot harus percaya diri dan mengandalkan instingnya untuk memastikan apakah Ekitike dan Isak bisa mencetak gol bersama karena mereka berdua bisa mencetak gol secara individu," tandas Yorke.

(Goal)

Klasemen Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan