Vinicius Jr Dituding Egois soal Insiden El Clasico, Bikin Pusing Real Madrid

Insiden kemarahan Vinicius Jr saat diganti di El Clasico memicu tudingan egois dan kritik tajam. Benarkah Vinicius Jr dituding egois soal insiden El Clasico ini berdampak pada masa depannya di Real Madrid?

OlehThomas
Diterbitkan 31 Oktober 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Christophe Dugarry, mantan pemain timnas Prancis, juga mengecam keras perilaku Vinicius. Ia menyebut Vinicius "terus merengek" dan "menghina" pelatih Xabi Alonso. Kritik ini menyoroti kurangnya rasa hormat Vinicius terhadap keputusan pelatih dan rekan setimnya yang masuk menggantikannya.

Banyak pihak menilai bahwa reaksi Vinicius mencerminkan kurangnya kedewasaan dan profesionalisme. Sikap tersebut tidak hanya dianggap merugikan citra Vinicius sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan suasana tidak kondusif di dalam tim Real Madrid yang baru saja meraih kemenangan penting.

Akar Masalah dan Ketegangan Internal

Insiden di El Clasico ini memicu rumor adanya ketegangan di ruang ganti Real Madrid. Beberapa sumber menyebutkan bahwa hubungan Vinicius dengan Xabi Alonso sudah mulai renggang sejak Piala Dunia Antarklub Juli lalu, ketika sang pelatih mencadangkannya dalam pertandingan penting melawan PSG. Kejadian ini memperkuat dugaan adanya masalah komunikasi antara pemain dan pelatih.

Selain itu, sikap Vinicius juga dikaitkan dengan negosiasi perpanjangan kontraknya yang masih buntu. Kontrak Vinicius akan tersisa satu tahun pada akhir musim ini, dan ia dikabarkan meminta kenaikan gaji yang setara dengan Kylian Mbappe, yaitu sekitar 20 juta Euro per tahun. Permintaan ini menjadi salah satu faktor yang membuat negosiasi berjalan alot.

Pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague, memberikan pandangan mendalam mengenai mentalitas Vinicius. Menurut Balague, Vinicius tumbuh di lingkungan yang keras dan memiliki mentalitas merasa semua orang melawannya. Mentalitas ini sulit diubah, apalagi ketika ia merasa hampir menjadi pemain terbaik dunia namun klub justru lebih memusatkan perhatian pada Kylian Mbappe.

Permintaan Maaf dan Respon Klub

Menyadari dampak dari tindakannya, Vinicius Junior akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menggunakan media sosial untuk menyampaikan penyesalannya kepada para penggemar Real Madrid atas reaksi emosionalnya saat diganti dalam pertandingan El Clasico. Permintaan maaf ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang muncul.

Tidak hanya secara publik, Vinicius juga telah meminta maaf secara pribadi kepada rekan setim, klub, dan presiden Real Madrid. Ia menegaskan bahwa emosinya yang meledak-ledak lahir dari keinginan besar untuk selalu menang dan membantu tim meraih hasil terbaik. Sikap kompetitifnya disebut berasal dari kecintaannya yang mendalam pada klub.

Meskipun Vinicius telah meminta maaf, beberapa laporan mencatat bahwa ia tidak secara langsung menyebut nama Xabi Alonso dalam permintaan maaf publiknya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana rekonsiliasi telah terjadi antara pemain dan pelatih. Sementara itu, Real Madrid belum mengumumkan hukuman resmi kepada Vinicius Junior.

Namun, sebagai respons awal, Real Madrid dikabarkan telah membekukan sementara pembicaraan perpanjangan kontrak Vinicius. Keputusan ini dapat diartikan sebagai bentuk peringatan dari klub terhadap perilaku pemainnya, sekaligus menjadi sinyal bahwa klub tidak akan mentolerir tindakan yang dianggap merugikan tim.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan