Real Madrid Menang Gugatan, Siap Tuntut UEFA Bayar Ganti Rugi Atas Gagalnya European Super League

Real Madrid kembali mencetak “kemenangan” di luar lapangan. Klub raksasa Spanyol itu resmi memenangkan gugatan hukum terhadap UEFA terkait proyek kontroversial European Super League (ESL) yang gagal diluncurkan pada 2021.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 19:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid kembali mencetak “kemenangan” di luar lapangan. Klub raksasa Spanyol itu resmi memenangkan gugatan hukum terhadap UEFA terkait proyek kontroversial European Super League (ESL) yang gagal diluncurkan pada 2021.

Keputusan ini datang dari Provincial Court of Madrid, yang menolak banding dari UEFA, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), dan La Liga.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan bahwa UEFA telah “melanggar aturan persaingan bebas Uni Eropa” dengan “menyalahgunakan posisi dominannya” dalam kasus Liga Super.

Real Madrid: UEFA Langgar Aturan Persaingan Eropa

Dalam pernyataannya, Real Madrid menegaskan bahwa keputusan pengadilan membuka jalan bagi mereka untuk menuntut “ganti rugi substansial” atas kerugian yang dialami klub akibat pembatalan proyek ESL.

“Real Madrid CF menyambut baik keputusan ini. Pengadilan telah menegaskan bahwa UEFA, dalam kasus Superliga, secara serius melanggar aturan persaingan bebas Uni Eropa sesuai dengan keputusan CJEU dengan menyalahgunakan dominasinya,” tulis klub dalam pernyataan resmi, Rabu (30/10).

Klub juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, mereka telah berupaya berdialog dengan UEFA untuk membahas solusi terkait tata kelola yang lebih transparan, keberlanjutan finansial, hingga perlindungan kesehatan pemain. Namun, semua pembicaraan itu berakhir tanpa kesepakatan.

“Karena itu, Real Madrid akan terus memperjuangkan masa depan sepak bola global dan hak para penggemar, sekaligus menuntut kompensasi yang layak dari UEFA,” lanjut pernyataan tersebut.

Respons UEFA: Keputusan Ini Bukan Pembenaran Super League

Tak lama setelah Real Madrid mengeluarkan pernyataan, UEFA merilis tanggapan resmi. Badan sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa keputusan pengadilan Madrid tidak berarti melegitimasi proyek Liga Super yang telah ditinggalkan.

“Putusan ini tidak mengesahkan proyek ‘super league’ yang ditinggalkan pada 2021, dan tidak menggugurkan aturan otorisasi baru UEFA yang diberlakukan sejak 2022,” bunyi pernyataan UEFA.

UEF

A menegaskan, aturan barunya tetap berlaku untuk memastikan bahwa kompetisi lintas negara hanya dapat diselenggarakan berdasarkan kriteria yang “objektif, transparan, dan non-diskriminatif.”

Mereka juga menyinggung keputusan Parlemen Eropa yang baru-baru ini menegaskan kembali penolakannya terhadap kompetisi “pemisahan diri” seperti ESL, karena dianggap mengancam ekosistem sepak bola secara keseluruhan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“UEFA tetap berkomitmen pada model olahraga Eropa yang didasarkan pada prestasi, keterbukaan, solidaritas, dan perlindungan piramida sepak bola,” tegas UEFA.

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    UEFA atau Union of European Football Associations, dalam bahasa Indonesia disebut Uni Sepak Bola Eropa,
    UEFA
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • liputan6
    European Super League merupakan format liga baru yang digagas 12 klub top Eropa demi sepak bola yang lebih profesional
    European Super League