Honda Racing Indonesia Rajai Klasemen Tim dan Pembalap Kelas ITCR 1200 dan 3600

Honda Racing Indonesia memuncaki klasemen tim dan pembalap di dua kelas bergengsi yakni ITCR 1200 dan 3600.

OlehThomas
Diterbitkan 27 Oktober 2025, 17:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2025 dua putaran beruntun 3 dan 4 yang digelar sepanjang akhir pekan kemarin (25-26 Oktober 2025) di Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat berakhir manis bagi Honda Racing Indonesia.

Putaran 3 pada Sabtu diselesaikan dengan apik oleh HRI lewat ketiga pembalapnya: Avila Bahar, Andri Abirezky dan Alvin Bahar. Mereka meraih semua gelar di kelas masing-masing. Putaran 4 Minggu 26 Oktober 2025 kembali menghadirkan cerita indah bagi tim HRI.

Di kelas paling kompetitif dan ditunggu semua penonton, ITCR 1200, Avila Bahar dan Andri Abirezky hanya berganti posisi 1-2. Kalau Avila meraih posisi pertama dan Andri menyusul di tempat kedua di Round 3, pergantian posisi terjadi di Round 4, Andri menyodok sebagai juara dan Avila menyusul di tempat kedua.

Hasil ini jadi catatan manis HRI bagi komunitas otomotif di tanah air kalau kedua pembalap mereka Avila Bahar dan Andri Abirezky menunjukkan dominasi ITCR 1200 dengan Honda Brio-nya di lintasan Mandalika.

Pertarungan di kelas ini begitu sengit sejak start. Pembalap muda Andri Abirezky yang menjaga posisi amannya sejak stary mampu menyudahi 12 lap dengan pacuan elegan Honda Brio-nya dengan total waktu 25 menit 08,860 detik, ia sekaligus mencatatkan best lap 2:05,519 dengan kecepatan puncak 144,20 km/jam.

Rekan setimnya Avila Bahar menyusul Andri di posisi kedua diikuti Zharfan Ramdani di tempat ketiga. Sempat terjadi beberapa insiden di kelas ini hingga terlempar keluar lintasan pembalap Gazzo Racing, Amato dan juga terjadi insiden keluar lintasan dari beberapa pembalap hingga bendera kuning harus dikibarkan.

Persaingan Sengit

Para pembalap di barisan tengah juga bersaing ketat termasuk Jordan Johan yang fight hingga finis keempat hanya dengan beda waktu beberapa detik dari pembalap di belakangnya Tomy Tahirzi. Meski banyak insiden, tapi, semua berjalan lancar hingga Andri Abirezky masuk garis finis pertama dengan mulus diikuti rekan setimnya Avila Bahar.

Andri mengaku sejak awal bermain aman menjaga posisinya. "Alhamdulilah, saya bermain aman sejak awal dan hanya memikirkan menyudahi lomba dengan kebanggaan. Avila berusaha keras, tapi sejak awal ia memang sengaja dihalangi pembalap sebelah. Syukur semuanya lancar," tutur Andri yang juga atlet Aero Sport di PON Aceh 2024.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sukses duet pembalap Honda Racing Indonesia di kelas ITCR 1200 juga diikuti kelas ITCR 3600 yang dilakoni pembalap senior HRI Alvin Bahar yang juga Direktur tim HRI. Alvin yang mendapat sejumlah lawan dengan kendaraan BMW dan Mercedes Benz justru tampil digdaya dan seperti melakukan jalan-jalan di lintasan Mandalika. Pasalnya, Alvin melenggang mulus tanpa beban sejak start. Ia melaju kencang sendiri di posisi pertama memberi bukti kalau Honda Civic Type R yang dipacunya masih yang terbaik diantara mobil-mobil bertenaga besar lainnya. Pertarungan di kelas ini juga cukup menarik perhatian penonton lantaran para pembalap tampil dengan mobil berperforma tinggi dengan raungannya di lintasan yang cukup menggelegar. Tapi, Alvin bermain tenang hingga menyudahi 12 lap di posisi pertama dengan waktu 23 menit 05,786 detik dengan fastest lap 1:52,793 dan kecepatan puncak mencapai 193,20 km/jam tercepat dari seluruh kelas kejurnas ITCR. Alvin jelas bangga lantaran Honda Civic Type R nya mampu mempertajam rekor meski hanya 0,1 detik dari 1:52,8 menjadi 1:52,7. "Kami melakukan semua yang kami bisa dan dukungan kendaraan sangat mumpuni sehingga bisa mempersembahkan hasil terbaik. Hingga Round 4 kami sudah memimpin klasemen tim dan pembalap di ITCR 1200 dan 3600, bukti Honda Brio juga Honda Civic Type R memang tangguh di semua lintasan," tutur Alvin bangga. Posisi kedua di kelas ini diisi Apip Ginanjar disusul Teddy Darmansyah.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan