Kisah Tragis Adnan Januzaj, 'Anak Ajaib' Manchester United yang Tak Pernah Jadi Bintang Dunia

Di usia 18 tahun, Adnan Januzaj tampil tanpa beban, mengubah jalannya laga, dan langsung memikat hati para penggemar Manchester United

Diterbitkan 22 Oktober 2025, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Louis van Gaal, manajer baru saat itu, tak banyak memberi kesempatan. Januzaj pun mulai kehilangan ritme. “Yang saya butuhkan hanyalah seorang pelatih yang percaya pada saya,” ujarnya kepada BBC.

"Setelah Moyes pergi, situasinya sulit karena saya tidak banyak bermain. Saya hanya bermain satu pertandingan, lalu duduk di bangku cadangan, lalu satu pertandingan lagi, lalu enam pertandingan di bangku cadangan," kata Januzaj.

Jalan Keluar bagi Adnan Januzaj

Louis van Gaal datang membawa sistem dan struktur ketat yang menuntut kedisiplinan taktis, sesuatu yang sering membatasi pemain kreatif seperti Januzaj. Dari situ, pintu keluar dari Old Trafford mulai terbuka.

"Sebagai anak muda yang ingin bermain, sulit bagi saya untuk duduk di bangku cadangan dan tidak menunjukkan kepada orang-orang betapa hebatnya saya," lanjutnya.

"Saya memiliki tiga pelatih itu [pelatih cadangan Warren Joyce, Sir Alex Ferguson, dan Moyes] yang memberi saya semangat untuk bermain di klub yang saya cintai. Lalu orang-orang itu datang," katanya.

Sempat dipinjamkan ke Dortmund dan Sunderland, Januzaj akhirnya menutup bab kariernya di MU. Ia sempat menemukan kestabilan di Real Sociedad, sebelum bergabung dengan Sevilla pada 2022.

Sumber: SportBible

Klasemen Premier League 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan