Momen-momen Panas Irak vs Indonesia: Umpan Tanpa Melihat Verdonk, Eks MU Bikin Gol Berkat Ridho, Kluivert Emosi, & Air Mata Haye

Pertandingan Irak vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak momen panas. Mulai dari peluang emas hingga insiden di lapangan, berikut rangkuman lengkapnya.

Diterbitkan 12 Oktober 2025, 17:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dean James Hampir Cedera Serius

Menit ke-30, Dean James tiba-tiba duduk di lapangan setelah duel perebutan bola. Ia tampak kesakitan usai melakukan tekel yang kurang sempurna.

Situasi ini membuat bench Indonesia cemas karena James sempat direncanakan diganti Shayne Pattynama. Namun, sang bek memilih melanjutkan permainan.

Keputusan itu menunjukkan semangat juangnya yang tinggi. Ia tetap tampil ngotot meski terlihat belum seratus persen bugar.

Reijnders Gagal Manfaatkan Umpan Haye

Pada menit ke-33, Thom Haye mengeksekusi sepak pojok dengan umpan pendek. Bola kembali ke kakinya dan ia langsung menusuk ke area kotak penalti.

Haye kemudian mengirim umpan tarik ke Eliano Reijnders yang berdiri bebas. Namun, tembakan Reijnders melambung dan peluang emas itu terbuang sia-sia.

Momen ini memperlihatkan betapa kurang tajamnya lini serang Indonesia. Padahal, peluang tersebut seharusnya bisa menjadi pembuka keunggulan.

Verdonk Dihukum Kartu Kuning

Pada menit ke-41, duel sengit terjadi di lini tengah. Calvin Verdonk berebut bola udara dengan pemain Irak.

Sayangnya, lutut Verdonk justru mengenai perut lawan. Wasit pun langsung mengeluarkan kartu kuning tanpa ragu.

Thom Haye sempat memprotes keras keputusan itu, namun wasit bergeming. Ketegangan di lapangan pun makin meningkat jelang babak pertama usai.

Benturan Keras Paes dan Manaf Younis

Menjelang akhir babak pertama, Irak mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri. Bola dikirim ke kotak penalti dan coba disundul Manaf Younis.

Namun, upayanya bersamaan dengan gerakan Maarten Paes yang mencoba meninju bola. Keduanya bertabrakan keras di udara.

Paes sempat terkapar dan memegangi wajahnya. Beruntung, setelah mendapat perawatan singkat, ia bisa melanjutkan permainan.

Ridho Jadi Penyelamat

Pada menit ke-57, Irak melancarkan serangan berbahaya dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Dean James gagal menghalau bola umpan silang.

Seorang pemain Irak langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat. Namun Rizky Ridho datang tepat waktu untuk memblok tendangan tersebut.

Aksi heroik Ridho menyelamatkan gawang Indonesia dari kebobolan. Momen ini menunjukkan betapa solidnya barisan belakang Garuda di sebagian besar laga.

Kesempatan Emas Kevin Diks

Menit ke-64, Dean James mengirim umpan silang dari sisi kiri. Bola gagal disambar Ole Romeny dan meluncur ke tiang jauh.

Kevin Diks datang menyambar bola dengan kaki kanannya. Namun arah tembakannya justru mengarah tepat ke pelukan kiper Irak.

Peluang ini kembali memperlihatkan kurangnya ketenangan dalam penyelesaian akhir. Padahal, peluang itu cukup terbuka untuk menyamakan skor.

Blunder Ridho, Gol Zidane Iqbal

Menit ke-76 menjadi titik balik bagi Irak. Rizky Ridho mencoba menguasai bola di area belakang namun kehilangan kontrol.

Bola direbut pemain Irak dan langsung diteruskan ke Zidane Iqbal. Mantan pemain Manchester United itu melepaskan tendangan kaki kiri yang tak mampu dibendung Paes.

Kesalahan kecil itu berbuah fatal bagi Indonesia. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda di laga ini.

Aksi Tak Terpuji di Tribun Suporter

Menit ke-86, suasana panas merembet ke tribune penonton. Setelah Ole Romeny mendapat kartu kuning, sejumlah suporter di tribue melempar benda ke lapangan.

Aksi itu membuat pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampai terlihat harus menenangkan para suporter tersebut.

Idzes juga sempat terlihat memunguti barang-barang yang dilempar para suporter itu. Ia kemudian meletakannya di luar lapangan.

Suporter Diamankan Aparat

Tak lama setelah itu, kamera televisi menyorot tribune yang sepertinya merupakan tempat pendukung Indonesia berkumpul. Sejumlah petugas keamanan terlihat naik ke area penonton.

Mereka tampak mendatangi salah satu suporter. Mereka kemudian coba mengamankan suporter yang diduga terlibat aksi lempar benda.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi suporter Garuda. Dukungan seharusnya diberikan dengan cara positif tanpa mencoreng nama bangsa.

Zaid Tahseen Mandi Lebih Cepat

Drama berlanjut hingga menit-menit akhir. Pada masa tambahan waktu 90+8, Indonesia mendapat peluang lewat situasi bola mati.

Sundulan Jay Idzes menciptakan kemelut di depan gawang Irak. Dalam situasi itu, Kevin Diks dilanggar oleh Zaid Tahseen yang mengayunkan tangan ke wajahnya.

Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Zaid. Namun anehnya, Indonesia tidak mendapat hadiah penalti dari insiden tersebut.

Kluivert Meluapkan Emosi di Pinggir Lapangan

Peluit akhir berbunyi, menandai berakhirnya perjalanan Indonesia di kualifikasi. Kekalahan 1-0 membuat peluang lolos pupus.

Patrick Kluivert terlihat sangat kecewa di area bench. Ia bahkan memukul bangku cadangan sebagai luapan frustrasi.

Gestur itu menggambarkan betapa besar harapan yang ia tanamkan pada tim ini. Sayangnya, hasil di lapangan tidak berpihak kepada Garuda.

Air Mata Thom Haye di Akhir Laga

Setelah pertandingan usai, suasana emosional menyelimuti lapangan. Thom Haye terlihat tak kuasa menahan tangis.

Jay Idzes mencoba menenangkan rekan setimnya itu yang masih larut dalam kesedihan. Namun emosi Haye memuncak ketika ia melayangkan protes keras kepada wasit.

Akibatnya, gelandang Persib Bandung itu diganjar kartu merah usai laga. Sebuah penutup yang pahit untuk perjuangan luar biasa Timnas Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan