Kekacuan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika: Pemain Guinea Khatulistiwa Mogok Tanding usai Sarapan

Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika diwarnai kisah tak lazim. Pertandingan antara Timnas Guinea Khatulistiwa dan Timnas Malawi yang dijadwalkan berlangsung Kamis kemarin harus dibatalkan.

Diterbitkan 10 Oktober 2025, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika diwarnai kisah tak lazim. Pertandingan antara Timnas Guinea Khatulistiwa dan Timnas Malawi yang dijadwalkan berlangsung Kamis kemarin harus dibatalkan lantaran para pemain tim tamu tidak muncul di stadion. Kekacauan ini terjadi bukan karena cuaca, bukan pula karena masalah keamanan, melainkan karena keputusan para pemain sendiri untuk tidak berangkat ke lokasi pertandingan.

Situasi ini membuat federasi sepak bola Guinea Khatulistiwa berada dalam tekanan besar. Federasi dan pemerintah negara tersebut dikabarkan sempat berselisih dengan para pemain sebelum laga. Ketegangan itu sempat reda, tetapi kemudian muncul masalah baru yang justru membuat para pemain memutuskan untuk mogok.

Jurnalis sepak bola Afrika, Mickey Jnr, melaporkan bahwa penyebab utama insiden tersebut adalah persoalan perjalanan yang tidak terencana dengan baik. Para pemain dikabarkan menolak kondisi yang dianggap tak manusiawi menjelang laga penting kualifikasi.

Diberi Jadwal Mendadak, Pemain Menolak Terbang

Masalah dimulai ketika para pemain Guinea Khatulistiwa diberitahu pada Rabu malam bahwa mereka akan terbang ke Malawi keesokan paginya. Rencana awalnya, mereka akan berangkat pagi hari dan memiliki cukup waktu untuk beristirahat sebelum pertandingan. Akan tetapi, situasi berubah drastis saat mereka selesai sarapan.

Para pemain diberitahu setelah sarapan bahwa penerbangan mereka dipindahkan ke sore hari. Keputusan itu berarti mereka baru akan tiba di Malawi sesaat sebelum laga dimulai, tanpa waktu pemulihan setelah perjalanan panjang. Bahkan, mereka dikabarkan diminta berganti kostum di pesawat dan langsung menuju stadion dari bandara.

Para pemain pun menolak rencana tersebut. Mereka meminta pertemuan dengan ofisial tim dan memutuskan untuk tidak berangkat ke Malawi dalam kondisi seperti itu. Akibatnya, pertandingan dibatalkan, dan pihak Malawi diberi tahu mengenai keputusan tersebut pada waktu makan siang.

Dampak Panjang untuk Guinea Khatulistiwa

Insiden ini menambah panjang daftar kekacauan dalam perjalanan Guinea Khatulistiwa di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada mereka karena menurunkan pemain tidak sah, Emilio Nsue, dalam dua kemenangan 1-0 melawan Namibia dan Liberia.

FIFA kemudian mengubah hasil kedua laga itu menjadi kemenangan 3-0 untuk lawan-lawan Guinea Khatulistiwa, serta menjatuhkan larangan enam bulan bagi Nsue untuk tampil di level internasional. Pemain yang sempat memperkuat Middlesbrough dan Birmingham City itu kini menjadi simbol dari serangkaian kesalahan administratif yang memperburuk reputasi tim nasionalnya.

Meski begitu, Guinea Khatulistiwa bertekad melanjutkan perjuangan mereka di kualifikasi. Mereka dijadwalkan menjamu Liberia pada Senin mendatang, dengan janji akan “menghormati laga tersebut” setelah insiden memalukan melawan Malawi. Namun, publik Afrika kini menunggu: apakah mereka benar-benar siap bermain sepak bola, atau justru masih tersesat di pusaran kekacauan internal yang belum usai.

Sumber: SPORTbible

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan