7 Sentuhan dan 1 Maharkarya: De Bruyne Tunjukkan Kelas Dunia di Liga Champions

Kevin De Bruyne menjawab kritik dengan aksi memukau di Liga Champions. Dalam 7 sentuhan, ia menciptakan assist magis untuk Napoli yang disebut-sebut sebagai mahakarya terbaik musim ini.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 06:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kevin De Bruyne kembali menunjukkan mengapa namanya masih layak disejajarkan dengan gelandang terbaik dunia. Dalam laga Napoli kontra Sporting di Liga Champions, De Bruyne menciptakan momen magis yang membuat publik sepak bola terpana.

Ia hanya butuh tujuh sentuhan untuk membawa bola sejauh 70 yard, melewati lima pemain lawan, dan menorehkan assist yang dianggap paling indah musim ini.

Aksi ini terjadi di tengah sorotan tajam terhadap performanya di Napoli. Sejak bergabung dari Manchester City, De Bruyne sempat dianggap belum tampil maksimal dan bahkan disebut menjadi “masalah” oleh mantan pejabat klub. Namun, momen spektakuler ini seakan menjadi jawaban telak atas segala kritik.

Assist brilian tersebut menjadi awal dari kemenangan Napoli atas Sporting CP dengan skor 2-1. Rasmus Hojlund menjadi eksekutor akhir yang mencetak gol, tapi semua sorotan mengarah kepada De Bruyne yang memainkan peran utama dalam prosesnya.

Kini, aksi tersebut bukan hanya menjadi bahan pembicaraan karena keindahannya, tetapi juga menegaskan bahwa De Bruyne masih memiliki sentuhan magis yang membuatnya istimewa, meski sudah berusia 34 tahun.

7 Sentuhan Magis: Dari Area Sendiri Menuju Mahakarya di Depan Gawang

Aksi brilian itu terjadi pada menit ke-36 di laga Napoli melawan Sporting. Berawal dari situasi bertahan di area sendiri, De Bruyne menerima bola dan dengan tenang melewati tekanan lawan.

Tiga sentuhan pertamanya dilakukan tepat di luar kotak penalti Napoli. Ia melewati Joao Simoes dan Morten Hjulmand, lalu mengalirkan bola ke Andre-Frank Zambo Anguissa sambil terus berlari ke depan.

Saat menerima umpan balik dari Anguissa, ruang mulai menyempit dengan Eduardo Quaresma mendekat. Namun, sentuhan keempat De Bruyne membuat bek Sporting itu kehilangan arah. Ia lalu mempercepat langkah, membawa bola memasuki sepertiga akhir lapangan.

Sentuhan kelima dan keenam menjadi pembuka untuk momen puncak. Pada sentuhan ketujuh, De Bruyne mengirimkan umpan terobosan sempurna yang membelah dua pemain Sporting, Goncalo Inacio dan Geny Catamo. Bola meluncur seperti disayat pisau panas menembus roti, begitu mulus dan akurat menuju Hojlund.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Striker asal Denmark itu menuntaskan peluang dengan tembakan mendatar di antara kaki kiper Rui Silva. Gol itu memang tercatat atas nama Hojlund, tetapi semua yang menyaksikan tahu bahwa itu adalah mahakarya milik De Bruyne.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan