13 Rekrutan Erik ten Hag di Manchester United, Banyak yang Gagal!

Erik ten Hag meninggalkan Manchester United dengan catatan yang tak bisa dihapus begitu saja. Meski ia mempersembahkan gelar, urusan transfer menjadi noda besar dalam masanya.

Diperbarui 10 September 2025, 12:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Erik ten Hag meninggalkan Manchester United dengan catatan yang tak bisa dihapus begitu saja. Meski ia mempersembahkan gelar, urusan transfer menjadi noda besar dalam masanya.

Selama dua tahun lebih, pelatih asal Belanda itu menghabiskan dana lebih dari £600 juta. Namun investasi tersebut gagal mengangkat MU menjadi penantang gelar.

Beberapa nama yang didatangkan justru tampil di bawah ekspektasi. Bahkan, sejumlah pemain kini sudah dipinjamkan atau dijual murah.

Andre Onana menjadi contoh terbaru yang kabarnya akan dilepas. Padahal kiper asal Kamerun itu digadang-gadang jadi pilar utama di bawah mistar.

Kini, Ruben Amorim harus menanggung beban membenahi skuad peninggalan Ten Hag. Situasi ini membuat banyak orang menilai rekrutmen era Ten Hag adalah salah satu yang paling mengecewakan dalam sejarah klub.

1. Lisandro Martinez

Lisandro Martinez sempat diragukan karena tinggi badannya dianggap kurang ideal untuk bermain di Liga Inggris. Namun pada musim debutnya, bek asal Argentina itu mampu membuktikan dirinya dengan penampilan solid.

Martinez menunjukkan kualitas teknis yang impresif, dan beberapa bulan setelah pindah dari Ajax, ia berhasil mengangkat trofi Piala Dunia. Kerja samanya dengan Erik ten Hag membuat adaptasinya berjalan lebih cepat.

Meski cedera kerap mengganggu, Martinez tetap tampil meyakinkan setiap kali mendapat menit bermain. Ia terlihat sebagai salah satu rekrutan paling sukses bagi Manchester United dalam beberapa musim terakhir.

2. Leny Yoro

Leny Yoro disebut sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa. Meski sempat mengalami momen sulit, ia tetap menunjukkan penampilan yang cukup solid di lini belakang.

Perkembangannya begitu cepat sejak tampil bersama Lille di Ligue 1. Tak heran, banyak pengamat memberikan pujian atas kematangannya yang melebihi usianya.

Kini Yoro sudah menjadi pilihan utama timnya. Dengan usia yang masih sangat muda, ia diprediksi bisa berkembang menjadi bek yang sangat komplet di masa depan.

3. Matthijs de Ligt

Matthijs de Ligt sempat diragukan setelah Juventus dan Bayern Munchen memutuskan melepasnya. Bek asal Belanda itu dinilai tak lagi menunjukkan performa terbaik seperti saat masih di Ajax.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Namun, musim ini ia mulai menemukan kembali stabilitas permainan. De Ligt kini berhasil mendapatkan tempat reguler di skuad utama timnya. Posisinya di daftar bek terbaik juga dipengaruhi kegagalan pemain lain yang tampil di bawah ekspektasi. Meski begitu, ia tetap menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang menjanjikan.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Erik ten Hag