Catatan-catatan Menarik Indonesia vs Lebanon: Laga yang Panas, Debut Adrian Wibowo

Ada berbagai momen seru yang terjadi saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Lebanon dalam agenda FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (08/09/2025).

Diperbarui 09 September 2025, 20:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun Emil Audero menunjukkan refleks gemilang dengan melakukan blok. Bola kemudian hanya menghasilkan sepak pojok untuk Lebanon.

Drama Diving Miliano Jonathans

Pada menit ke-53, serangan Lebanon di sisi kiri dipatahkan oleh Yakob Sayuri. Bola segera diarahkan kepadanya untuk melancarkan serangan balik.

Sayuri lalu mengoper bola ke Miliano Jonathans yang berada di dekat kotak penalti. Ia mencoba menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Jonathans sempat masuk ke kotak penalti tapi menjatuhkan diri. Wasit tak melihat adanya pelanggaran dari pemain Lebanon.

Lilipaly Hampir Buka Skor

Menit ke-57, Indonesia merebut bola di dalam kotak penalti lawan. Ricky Kambuaya berhasil mencurinya dari bek Lebanon.

Sayangnya, saat mencoba mendekati kiper, bola terlepas dari kakinya. Bola liar itu justru jatuh ke Stefano Lilipaly.

Lilipaly langsung berbalik badan dan melepaskan tembakan keras. Bola meluncur tinggi dan gagal mengarah ke gawang.

Adrian Wibowo Catat Debut

Patrick Kluivert melakukan pergantian empat pemain sekaligus pada menit ke-60. Stefano Lilipaly, Ricky Kambuaya, Calvin Verdonk, dan Mauro Zijlstra ditarik keluar.

Salah satu nama yang masuk adalah Adrian Wibowo. Itu menjadi momen spesial baginya.

Adrian resmi menjalani laga debut bersama Timnas Indonesia. Ia langsung mendapat kesempatan tampil di laga bergengsi.

Tekel Keras Zein Pada Marselino

Menit ke-89, Indonesia menyerang lewat sektor kiri. Bola berada di ujung kanan kotak penalti Lebanon.

Marselino Ferdinan menguasai bola dan hendak mengirim umpan. Namun ia dijatuhkan dengan tekel keras oleh Hussein Zein.

Situasi sempat memanas di lapangan setelah insiden tersebut. Zein pun diganjar kartu kuning oleh wasit.

Benturan Antarpemain Lebanon

Menit ke-90, Thom Haye melayangkan umpan silang dari kiri ke tiang jauh. Kevin Diks mencoba menanduk bola tersebut.

Sayangnya ia gagal menyambut bola. Bola kemudian berhasil ditepis oleh kiper Mostafa Matar.

Namun situasi berujung petaka bagi Lebanon. Bek mereka berbenturan dengan Matar hingga terkapar dan mengalami luka hingga berdarah-darah.

Keributan Jelang Peluit Akhir

Memasuki menit 90+8, suasana panas kembali terjadi di pinggir lapangan. Marselino Ferdinan menendang bola ke arah Hussein Zein.

Ia berniat memberi bola agar Lebanon segera melakukan lemparan ke dalam. Namun Zein tampak tersinggung dengan cara Marselino mengoper bola.

Zein berusaha menghampirinya, tapi Thom Haye mendorongnya lebih dulu. Aksi saling dorong pun pecah hingga melibatkan pemain dan staf dari bangku pemain cadangan.

Jay Idzes Layangkan Protes

Usai laga berakhir, pemain dari kedua kubu berjabat tangan. Akan tetapi Jay Idzes memilih menghampiri wasit.

Ia melayangkan protes keras terkait keputusan wasit. Protes itu diduga karena kartu kuning yang diterimanya dalam situasi ricuh sebelumnya.

Jay merasa hanya berusaha meredakan keributan dengan menarik lawan. Namun wasit tetap menganggap tindakannya sebagai pelanggaran.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan