Resmi Dipinjamkan Oxford United ke AS Trencin, Marselino Ferdinan Siap Unjuk Gigi di Slovakia

Marselino Ferdinan, bintang muda timnas Indonesia, resmi dipinjamkan Oxford United ke AS Trencin selama semusim, membuka babak baru kariernya demi menit bermain.

Diperbarui 06 September 2025, 22:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Marselino Ferdinan, gelandang muda berbakat tim nasional Indonesia, resmi dipinjamkan oleh klub kasta kedua sepak bola Inggris, Oxford United. Destinasi barunya adalah AS Trencin, sebuah klub yang berkompetisi di Liga Slovakia, menandai langkah signifikan dalam perjalanan karier profesionalnya di Eropa.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh AS Trencin melalui akun media sosial resmi mereka, menyambut Marselino dengan hangat.

Langkah peminjaman ini diambil menyusul minimnya kesempatan bermain yang didapatkan Marselino selama berseragam Oxford United. Sejak direkrut, ia memang kesulitan menembus tim utama dan hanya mencatatkan sedikit menit bermain, sebuah kondisi yang tidak ideal untuk perkembangan pemain muda yang sedang meniti karier di benua biru. Transfer ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk memberinya panggung lebih luas.

Masa peminjaman Marselino Ferdinan ke AS Trencin direncanakan akan berlangsung selama satu musim penuh, memberikan waktu yang cukup bagi sang pemain untuk beradaptasi dan menunjukkan kemampuannya.

Diharapkan, kepindahan ini akan memberikan platform yang solid bagi Marselino untuk mengasah bakat, mendapatkan pengalaman berharga, dan berkontribusi maksimal bagi klub barunya di kompetisi Eropa yang lebih reguler.

Mencari Menit Bermain yang Krusial

Masa depan Marselino Ferdinan memang menjadi perhatian utama para penggemar sepak bola Indonesia dan pengamat. Hal ini disebabkan oleh kesulitan sang pemain untuk mendapatkan menit bermain yang konsisten dan layak di Oxford United. Sejak direkrut pada musim lalu, Marselino tercatat hanya tampil dua kali di kompetisi domestik, dengan total waktu bermain yang sangat minim, yakni hanya 14 menit di lapangan hijau.

Situasi serupa juga pernah dialami Marselino saat membela klub Belgia, KMSK Deinze, sebelum bergabung dengan Oxford. Selama musim 2023/2024, pemain yang merupakan jebolan akademi Persebaya Surabaya ini hanya mencatatkan tujuh penampilan di semua ajang. Keterbatasan kesempatan ini tentu menghambat progres pemain muda yang membutuhkan jam terbang tinggi untuk mencapai potensi puncaknya di kancah sepak bola profesional.

Oleh karena itu, peminjaman ke AS Trencin ini diharapkan menjadi angin segar dan titik balik bagi karier Marselino Ferdinan. Dengan kemungkinan bermain secara reguler, ia dapat terus mengasah kemampuan teknis dan taktisnya, meningkatkan pengalaman bertanding, serta menjaga performa terbaiknya. Ini adalah langkah strategis yang diambil untuk memastikan perkembangan karier Marselino tidak terhambat oleh minimnya waktu bermain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

AS Trencin bukanlah nama yang asing bagi talenta sepak bola Indonesia. Klub yang berbasis di Slovakia ini memiliki rekam jejak positif dalam menampung dan memberikan kesempatan kepada pemain dari Tanah Air. Fakta ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan bagi adaptasi Marselino Ferdinan di lingkungan dan budaya sepak bola Eropa yang baru. Sebagai contoh, pada musim 2022/2023, AS Trencin pernah diperkuat oleh pemain tim nasional Indonesia lainnya, Witan Sulaeman, yang kini membela Persija Jakarta. Kehadiran Witan kala itu menunjukkan bahwa Trencin memiliki kebijakan yang terbuka terhadap pemain Asia, khususnya dari Indonesia, dan memberikan kesempatan yang adil. Pengalaman Witan di klub ini bisa menjadi referensi berharga bagi Marselino dalam menjalani masa peminjamannya.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan