Pemain Timnas Indonesia U-23 Minim Kesempatan Merumput, Bos Persija Jakarta Lontarkan Saran Mengejutkan

Pelatih Persija Mauricio Souza mengusulkan kompetisi khusus U-23 untuk mengatasi minimnya menit bermain pemain timnas Indonesia U-23, sebuah masalah yang juga dikeluhkan pelatih Garuda Muda, Gerald Vanenburg.

Diperbarui 04 September 2025, 22:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Situasi ini menjadi lebih relevan mengingat regulasi baru Super League musim 2025/2026. I-League sebagai operator kompetisi telah mewajibkan setiap tim untuk memiliki minimal lima pemain kelahiran 2003. Lebih lanjut, salah satu dari pemain kelahiran 2003 tersebut wajib dimainkan sebagai pemain inti selama 45 menit dalam satu pertandingan. Regulasi ini diharapkan dapat sedikit membantu meningkatkan menit bermain pemain muda.

Meski ada regulasi baru, Souza tetap berpendapat bahwa itu mungkin belum cukup. Ia melihat kompetisi khusus atau model piala sebagai pelengkap yang ideal. Adanya dua kompetisi akan memberikan fleksibilitas bagi klub untuk memainkan pemain U-23 tanpa mengganggu strategi tim utama.

Potensi Kompetisi Piala dan Penilaian Pemain Muda Persija

Selain usulan kompetisi khusus U-23, Mauricio Souza juga menyambut baik wacana mengenai kompetisi yang menggunakan sistem gugur. Ia sepakat bahwa format kompetisi seperti ini dapat menjadi solusi efektif untuk menambah jam terbang bagi pemain muda. Kompetisi piala seringkali memberikan kesempatan lebih besar bagi pemain lapis kedua atau muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Souza berpendapat bahwa sepak bola Indonesia sangat membutuhkan kompetisi model piala. Dengan adanya dua jenis kompetisi, klub dapat lebih leluasa dalam mengelola skuad. Pemain U-23 bisa mendapatkan menit bermain yang signifikan di ajang piala, sementara tim utama tetap fokus pada liga. Ini mirip dengan sistem di Brasil, meskipun terkadang mereka mengeluh karena jadwal yang padat.

Persija Jakarta sendiri turut berkontribusi pada timnas Indonesia U-23 dengan menyumbangkan dua pemain, Dony Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan, untuk kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mauricio Souza mengaku telah menyaksikan penampilan kedua pemain tersebut saat timnas U-23 bermain imbang 0-0 melawan Makau. Ia menilai Dony dan Rayhan tampil bagus, meskipun tim secara keseluruhan belum mampu mencetak gol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan