Pesangon Fantastis Erik ten Hag Usai Dipecat Leverkusen, Angkanya Menggiurkan

Erik ten Hag hanya dua bulan di Bayer Leverkusen sebelum dipecat. Pesangon yang diterimanya tembus jutaan euro, bikin tercengang.

Diperbarui 03 September 2025, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Erik ten Hag kembali mengalami masa sulit dalam karier kepelatihannya. Kali ini, Bayer Leverkusen menjadi klub yang mengambil keputusan berani dengan memecat pelatih asal Belanda tersebut hanya dua bulan setelah penunjukannya.

Meski baru sebentar menangani tim, keputusan Leverkusen ini langsung menjadi sorotan besar di Jerman. Ten Hag dianggap gagal memenuhi ekspektasi setelah hasil mengecewakan di awal Bundesliga.

Hanya dua pertandingan berjalan, tapi performa Die Werkself di bawah kendalinya membuat petinggi klub kehilangan kesabaran. Situasi ini semakin rumit dengan ketegangan internal yang terjadi di balik layar.

Kegagalan ini menambah daftar panjang tantangan dalam perjalanan karier Ten Hag setelah sebelumnya ia juga mengalami tekanan besar bersama Manchester United. Kini, episode buruk kembali membayanginya.

Pesangon Menggiurkan dari Leverkusen

Meski dipecat lebih cepat dari perkiraan, Ten Hag tetap membawa pulang pesangon besar dari Bayer Leverkusen. Laporan Sport Bild menyebutkan klub harus merogoh hampir €6 juta sebagai kompensasi.

Jumlah tersebut mencakup gaji mendekati €5 juta serta paket pesangon tambahan. Perhitungannya bahkan mencapai sekitar €100 ribu per hari selama ia memimpin Leverkusen dalam waktu singkat itu.

Bagi Leverkusen, angka tersebut menjadi kerugian finansial yang signifikan mengingat kontribusi Ten Hag di lapangan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Namun, kontrak yang sudah ditandatangani membuat klub tak punya pilihan lain.

Kondisi ini menegaskan bagaimana kontrak pelatih di level elite Eropa bisa menjadi beban besar ketika ekspektasi tidak terpenuhi. Direktur olahraga Leverkusen yakni Simon Rolfes secara terbuka mengakui bahwa menunjuk Ten Hag adalah sebuah kesalahan.

Alasan Pemecatan Ten Hag

Keputusan Leverkusen mendepak Ten Hag bukan hanya soal hasil di lapangan. Dua laga pertama Bundesliga melawan Hoffenheim dan Werder Bremen yang hanya menghasilkan satu poin sudah cukup membuat manajemen meragukannya.

Di luar itu, hubungan Ten Hag dengan dewan klub juga berjalan tidak mulus. Ia berselisih mengenai kebijakan transfer, termasuk mencoba menggagalkan rencana kepergian Granit Xhaka, yang justru melanggar kesepakatan internal.

Tidak hanya itu, Ten Hag juga dikabarkan dipinggirkan dalam pembahasan perekrutan Lucas Vazquez dari Real Madrid. Ketegangan ini diperparah dengan gaya manajemennya yang disebut mengasingkan sebagian pemain dan staf.

Dengan situasi yang makin tidak kondusif, Leverkusen memilih bertindak cepat demi menyelamatkan musim. Leverkusen pun menegakan ingin segera kembali fokus pada target domestik usai mendepak Ten Hag.

(Sport Bild)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan