4. Jemparingan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4083853/original/016542600_1657375627-PENJEMPARING_PUSAKA_SUNAN_KALIJAGA_2.jpg)
Permainan ini merupakan olahraga khas Kerajaan Mataram. Berasal dari kata jemparing yang berarti anak panah, jemparingan merupakan olahraga panahan yang mengharuskan orang yang bermain untuk duduk bersila dan mengandalkan intuisi.
Olahraga ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 21 Februari 2024. Jemparingan juga menjadi sarana akan pembelajaran nilai-nilai filosofi kehidupan.
Pada permainannya, busur atau gendewa diposisikan di depan perut. Pemanah harus mengandalkan perasaan untuk mencapai sasaran yang disebut wong-wongan atau bandulan. Sasaran ini berbentuk tiang tegak dengan diameter sekitar 3 cm dan panjang 30 cm.
3. Karapan Sapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615853/original/089048100_1635407738-WhatsApp_Image_2021-10-28_at_00.03.27.jpeg)
Olahraga ini tidak hanya mengandalkan ketangkasan manusia, tetapi juga sapi yang menjadi penentu dalam permainan ini. Karapan sapi merupakan budaya khas Madura yang telah dikenal luas seantero nusantara.
Pada perlombaan ini, sepasang sapi menarik sebuah kereta dari kayu, di mana seseorang mengendalikan kedua sapi tersebut. Sapi tersebut kemudian dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain.
Sapi memiliki arti penting bagi orang Madura. Menurut Sulaiman dalam Karapan Sapi di Madura, masyarakat Madura percaya sapi memiliki raja. Status sapi berubah menjadi hewan pacuan, bukan lagi dipekerjakan untuk pertanian.
2. Pacu Jalur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325722/original/023413600_1756015216-7.jpg)
Pertengahan tahun 2025, masyarakat dunia dihebohkan dengan seorang penari di depan sebuah perahu yang saling membalap satu sama lain. Mereka sedang menyaksikan Pacu Jalur, sebuah olahraga asli dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Kebiasaan menggunakan perahu mungkin merupakan cikal bakal kegiatan Pacu Jalur. Pada zaman penjajahan Belanda, Pacu Jalur juga dimanfaatkan oleh pemerintah Belanda untuk memeringati serta memeriahkan hari ulang tahun ratu mereka, Ratu Wilhelmina.
Kini, Pacu Jalur merupakan salah satu warisan olahraga Indonesia yang paling dikenal dunia. Gerakan penari di atas perahu menjadi tren yang diikuti banyak atlet dari cabang olahraga lain seperti sepak bola, bulu tangkis, hingga basket.
1. Pencak Silat
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4422351/original/032940900_1683704624-033A3420.JPG)
Banyak orang yakin bahwa pencak silat telah lahir di Indonesia sejak abad ke-7. Pencak silat pada awalnya berkembang dari kemampuan suku asli Indonesia dalam berburu dan perang yang biasa menggunakan alat seperti parang, perisai, dan tombak.
Olahraga ini telah dipertandingkan pada berbagai ajang kejuaraan internasional. Jejaknya dimulai pada SEA Games ke-14 tahun 1987. Kemudian, seni bela diri ini semakin berkembang hingga dapat tembus level Asia.
Sebagai negara asal olahraga ini, Indonesia selalu mendulang emas tiap kali sebuah kejuaraan mempertandingkan kategori Pencak Silat. Kini, pemerintah memiliki misi untuk menaikkan level Pencak Silat menjadi olahraga bela diri dunia seperti Taekwondo, Karate, hingga Judo.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3883202/original/075252700_1752137566-post_ig.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3960157/original/092500600_1647015078-Ilustrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/882554/original/072100500_1483983312-Cu_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)