Tiga Hal yang Mungkin Terlewat dari Kemenangan Dramatis 3-2 Barcelona atas Levante

Ada gol, kontroversi, hingga comeback menegangkan yang membuat penonton terus terpaku hingga peluit akhir.

Diperbarui 25 Agustus 2025, 00:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Usai pertandingan, Ferran berkata, “Di gol kedua, ‘Cuba’ juga membuat blok yang sangat bagus, itu sudah kami latih, lalu saya menyelesaikannya sebaik mungkin dengan kaki dalam, dan itu gol penting di menit penting.” Kutipan itu menegaskan kontribusi Cubarsi yang nyaris terlewat dari sorotan utama.

Blok itu mungkin tak masuk dalam highlight, tetapi perannya sangat vital. Dari situ terlihat, bahkan saat pemain menjalani malam sulit, satu kontribusi positif bisa mengubah jalannya pertandingan.

Lamine Yamal dan Pencarian Jawaban

Lamine Yamal kembali menunjukkan mengapa dirinya dianggap sebagai prospek besar Barcelona. Ia menciptakan masalah besar bagi bek Levante meski sempat frustrasi ketika usahanya tak berjalan mulus.

Yang menarik adalah cara Yamal merespons kesulitannya. Ia sering terlihat berdiskusi dengan staf pelatih, terutama Arnau Blanco, sosok yang pernah melatihnya di Cadete A dan kini menjadi bagian tim teknis Flick.

Flick sendiri juga beberapa kali memberi dorongan semangat kepadanya agar terus berusaha. Bahkan, Yamal sempat meminta bantuan fisioterapis untuk memijat kakinya yang terasa berat, tapi ia tetap tak menyerah.

Keteguhan itu membuahkan hasil di menit akhir. Umpannya memaksa Levante mencetak gol bunuh diri yang memastikan kemenangan dramatis Barcelona dengan skor 3-2.

Sumber: Barca Universal

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan