Leeds vs Milan: Tim Promosi Premier League Menjajal Kekuatan Tim Besar Italia dengan Wajah Barunya

Duel Leeds vs Milan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk memoles kekuatan sebelum memulai musim baru.

Diperbarui 08 Agustus 2025, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dengan jadwal padat, termasuk laga melawan Chelsea kurang dari dua hari setelah duel di Dublin, rotasi pemain dipastikan jadi strategi Allegri. Namun, mentalitas menang tetap jadi prioritas utama.

Kekuatan dan Kelemahan Masing-masing

Leeds membawa beberapa wajah baru, termasuk Anton Stach dan Sean Longstaff yang debut di laga kandang pekan lalu. Meski begitu, sektor depan mereka masih tipis karena hanya Nmecha yang datang musim panas ini.

Cederanya Dan James, Jack Harrison, Sebastian Bournauw, Jayden Bogle, dan Lucas Perri membuat pilihan Farke terbatas. Namun, publik menantikan aksi wonderkid 16 tahun, Harry Gray, yang melanjutkan tradisi keluarga.

Di kubu Milan, kedatangan Luka Modric menjadi tajuk utama di bursa transfer Rossoneri. Mereka juga menambah tenaga muda lewat Ardon Jashari dan Samuele Ricci untuk memperkuat lini tengah.

Namun, kepergian Tijjani Reijnders, Alvaro Morata, dan potensi hengkangnya Malick Thiaw menjadi PR tersendiri. Allegri kemungkinan kembali memakai formasi lima bek dengan Rafael Leao sebagai ujung tombak.

Laga yang Punya Rasa Spesial

Meski hanya pramusim, Leeds vs Milan menyimpan daya tarik yang tak kalah dari laga kompetitif. Kedua tim membawa narasi masing-masing yang membuat pertandingan ini menarik disimak.

Bagi Leeds, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di Premier League. Menghadapi tim besar seperti Milan memberi gambaran nyata akan tantangan yang menanti.

Milan, di sisi lain, butuh suntikan rasa percaya diri sebelum memulai musim dengan Coppa Italia melawan Bari. Kemenangan di Dublin akan jadi modal berharga sebelum bertarung di Serie A.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan