Evolusi Rambut Antonio Conte yang Seolah Mencerminkan Semua Bab dalam Hidupnya

Dari masa mudanya di Lecce sampai momen angkat trofi bersama Napoli, rambut Conte selalu punya cerita.

Diperbarui 04 Agustus 2025, 10:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tahun 1999, setelah mencetak gol ke gawang Manchester United, rambut Conte terlihat 'flapping' – lebih tebal di belakang, tipis di atas. Banyak yang bertanya, apakah ini hasil transplantasi atau sekadar styling cerdas?

Gaya Plontos dan Transplantasi

 Pada 2003, Conte mengadopsi gaya comb over, membelah rambut samping dan menariknya ke atas. Ilusi rambut penuh pun tercipta walau tetap terlihat ada trik di baliknya. Saat mulai melatih Arezzo tahun 2007, ia mencukur habis rambut, dengan dugaan kuat telah menjalani transplantasi rambut.

Metodenya dinamakan Follicular Unit Transplantation, teknik yang memindahkan folikel rambut ke bagian kepala yang botak. Gaya ini menjadi awal dari kebangkitan rambut Conte.

Momen Kebangkitan Rambut

Tahun 2012, Conte melatih Juventus dengan gaya rambut tebal dan rapi, layaknya banker dari kota Milan, tidak lagi terlihat tipis, melainkan tegas dengan belahan samping elegan. Sesudah itu, saat memimpin Chelsea pada 2016, ia tampil dengan poni lurus tebal, menjauhi gaya keriting masa muda.

Pada 2018, ia semakin percaya diri, menata rambut ke belakang seperti tokoh film aksi. Saat mencium trofi FA Cup, tak tampak sehelai rambut pun hilang – mirip gaya Dimitar Berbatov.

Masa Kini: Penuh, Hitam, dan Tak Berubah

Selama periode 2021 hingga 2025, dari melatih Tottenham hingga Napoli, rambut Conte makin 'bouffant', tebal dan hitam mengilap. Tak tampak uban, tak tampak kebotakan – sebuah kontras mencolok dibanding masa lalunya. Saat mempersembahkan Scudetto untuk Napoli musim 2024/2025, rambutnya terlihat konsisten dengan gaya yang sama.

Kini, di usia 56, Conte tak hanya dikenal karena taktik dan gelar juara, tetapi juga karena keajaiban rambutnya. Siapa pun yang mengikuti perjalanannya, tahu bahwa di balik setiap selebrasi, ada rambut yang ikut merayakan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan