Nonton BRI Super League Makin Seru, Emtek Bakal Tingkatkan Interaktivitas Tayangan Liga di Vidio

Emtek Group kembali dipercaya menjadi pemegang hak siar BRI Super League 2025/2026. Sebagai salah satu bentuk inovasi musim ini, Emtek berniat meningkatkan interaktivitas tayangan liga kasta tertinggi tanah air di platform OTT Vidio.

Diperbarui 15 Agustus 2025, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kita juga ada rencana lagi untuk melakukan nobar di bioskop-bioskop daerah. Karena ada bioskop-bioskop daerah yang memutar film-film daerah. Nah, kita akan jajaki itu untuk nobar, sehingga nanti gaung dari BRI Super League ini makin hari makin luas.

"Termasuk kemarin untuk Persija, kami ngobrol juga dengan Ancol agar kita bisa (gelar) nobar di Ancol. Ini semuanya masih dalam penjajakan, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa conclude untuk memperbanyak nobarnya," tambah Direktur SCM.

BRI Kembali Jadi Sponsor Utama

Tak hanya menggandeng Emtek sebagai pemegang hak siar, ajang Super League musim ini juga berhasil mendapat kepercayaan lagi BRI yang kembali menjadi sponsor utama. Ini menandai kali kelima BRI memegang peranan tersebut dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.

Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, berlanjutnya kerja sama antara BRI dan liga tanah air salah satunya disdasari oleh pandangan bahwa Super League bisa menjadi sarana efektif untuk meningkatkan exposure layanan BRI.

Apalagi dari segi ekonomi, perhelatan ini juga berpotensi mendorong terjadinya perputaran ekonomi hingga lebih dari Rp10,5 triliun.

"Beberapa hal yang menjadi alasan BRI menjadi titel sponsor dan kembali untuk yang kelima di tahun 2025/2026 ini, yang pertama, tentunya kompetisi Super League dapat menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk meningkatkan exposure layanan dan produk BRI," ujar Direktur Utama Hery Gunardi dalam konferensi pers pada Minggu (3/8/2025).

"Kedua adalah dari sisi ekonomi. Di tempat kami itu ada yang namanya BRI Research Institute. Mereka melakukan kajian pada tahun 2024 dan menunjukkan bahwa penyelenggaraan liga ini berpotensi (membuat terjadinya) perputaran ekonomi hingga lebih dari Rp10,5 triliun."

"Alasan ketiga, BRI berharap kompetisi BRI Super League ini dapat ikut mendorong kemajuan sepak bola nasional, mencetak lebih banyak lagi talenta muda berbakat (yang) membawa prestasi Indonesia ke level yang lebih tinggi di kancah internasional," tambahnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan