Jelang BRI Super League 2025/2026, I.League dan Kemenpora Kerjasama Pembinaan Suporter

Kemenpora dan PT LIB atau I.League menjalin kerjsama pembinaan suporter. Di tahap awal akan menyasar 10 klub lebih dulu.

OlehThomas
Diterbitkan 29 Juli 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- BRI Super League 2025/2026 akan dimulai awal Agustus mendatang. Menjelang musim baru, I.League dan Kemenpora menjalin kerjasama pembinaan suporter untuk meningkatkan kualitas industri olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Pengembangan Industri Olahraga Raden Isnanta dengan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus di Media Center Kemenpora, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Kerja sama antara I.League dengan Kemenpora ini mengenai komunikasi, informasi dan edukasi pembinaan suporter pada liga sepak bola profesional di Tanah Air.

Menpora Dito menyampaikan, langkah ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022, khususnya Pasal 55 yang mengatur tentang pembinaan suporter.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan hal ini bukanlah sebuah bentuk intervensi, melainkan upaya strategis pemerintah untuk membantu meningkatkan kualitas industri olahraga nasional.

"Dasarnya jelas dan ini bukanlah intervensi. Justru ini adalah salah satu langkah meningkatkan industri olahraga di Indonesia. Karena suporter olahraga adalah variabel terpenting dalam keberlangsungan industri olahraga," ujar Menpora Dito.

10 Klub BRI Super League

Pada tahap awal, Menpora Dito menyampaikan program tersebut akan dimulai dengan 10 klub lebih dulu. Klub tersebut adalah Persija Jakarta, Persib Bandung, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Bali United, Arema FC, PSS Sleman, Semen Padang, Borneo FC dan Malut United.

"Intinya bagaimana menaikkan taraf industri olahraga Indonesia lebih baik yang ujungnya kesejahteraan dan pembinaan. Klub-klub besar sudah punya organisasi suporter nanti akan ada pelatihan dengan para pakar dan simulasi-simulasi," terang Menpora Dito.

Melalui kerja sama itu, Menpora Dito berharap akan tercipta suasana dukungan yang lebih kekeluargaan dan kondusif. Kemudian, Menpora Dito ingin kolaborasi ini berdampak langsung dan luas pada ekosistem industri olahraga, termasuk pada peningkatan kesejahteraan tenaga olahraga dan pelaku UMKM.

"Ini adalah kolaborasi yang baik untuk masa depan olahraga Indonesia. Semoga setelah PKS ini bisa langsung eksekusi programnya," jelas Menpora Dito.

Suporter Elemen Penting

Sementara, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menyambut baik kerja sama dengan pemerintah. Menurutnya, suporter merupakan salah satu elemen penting dalam sepak bola.

"Tentu diharap PKS nantinya bisa memberikan edukasi bagi teman-teman suporter. Ini adalah langkah strategis dan memberi dampak positif bagi sepak bola Indonesia," pungkas Ferry.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Klasemen MotoGP 2026: DNF 3 Seri Beruntun, Marco Bezzecchi Lengser

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan