5 Gelandang Gratis di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Banyak Veteran yang Masih Layak Diandalkan

Tingginya harga pemain sepak bola saat ini membuat klub harus pintar dalam mendatangkan pemain. Opsi bebas transfer dapat dimanfaatkan untuk menambah kekuatan tim.

Diterbitkan 22 Juli 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa transfer musim panas 2025/2026 sudah menyajikan berbagai rekrutan menarik. Berbagai tim sedang mencoba untuk menyempurnakan skuad mereka masing-masing dalam kelanjutan persiapan menyambut musim mendatang.

Salah satu pos yang tak terlewat untuk dibenahi adalah gelandang. Kehadiran mereka di lini tengah amatlah krusial sebagai jembatan yang menguhubungkan antara lini pertahanan dan lini depan.

Persoalannya, saat ini tak banyak gelandang top yang tersedia di pasaran. Pemain-pemain dihargai mahal oleh klub mereka demi menghindari tawaran menggiurkan dari tim lain.

Meski begitu, beberapa nama gelandang kontraknya habis di akhir musim kemarin. Mereka dapat didatangkan tanpa perlu mengeluarkan biaya demi menambah kekuatan tim.

Inilah daftar 5 gelandang yang berstatus bebas transfer. Beberapa pemain di daftar ini merupakan veteran dengan segudang pengalaman untuk dipertimbangkan.

5. Liam Henderson

Sebelum kepindahan Scott McTominay ke Napoli pada musim panas 2024/2025, sudah ada gelandang Skotlandia yang terlebih dulu berkarir di Serie A. Ia adalah Liam Henderson, pemain yang sudah bermain bersama Empoli sejak 2021.

Setelah memainkan lebih dari 100 pertandingan bersama Empoli di semua kompetisi, Henderson memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya dan akan memulai petualangan baru dalam karir sepak bolanya.

Usia Henderson yang masih 29 tahun terbilang ideal bagi tim yang membutuhkan pemain yang tak hanya mengandalkan kualitas, namun jam terbang dan pengalaman segudang.

Tanpa perlu membayar biaya sepeser pun untuk mendatangkannya, Henderson dapat jadi pilihan rotasi yang andal dan tak mengecewakan.

4. Miralem Pjanic

Semenjak kepindahannya ke Barcelona pada tahun 2020, karier Pjanic menurun akibat minimnya jam terbang yang ia dapat. Akibatnya, ia memilih untuk pindah dan berpetualang di berbagai belahan dunia.

Mulai dari Turki, Uni Emirat Arab, hingga terakhir di Rusia bersama CSKA Moskow, karier Pjanic telah malang melintang dengan pengalaman yang tak dapat dianggap enteng.

Mungkin Pjanic sudah tidak dalam performa terbaiknya, usianya yang sudah memasuki 35 tahun sangat amat memengaruhi staminanya di lapangan. Namun, ia mampu menjadi mentor bagi pemain-pemain muda.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Belum diketahui apakah Pjanic ingin gantung sepatu atau melanjutkan karirnya. Tapi jika ada tawaran yang sesuai, bukan tak mungkin ia akan menerima dan kembali bermain.

Halaman
Show All
Deniz Akbar, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan