5 Gelandang Gratis di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Banyak Veteran yang Masih Layak Diandalkan

Tingginya harga pemain sepak bola saat ini membuat klub harus pintar dalam mendatangkan pemain. Opsi bebas transfer dapat dimanfaatkan untuk menambah kekuatan tim.

Diterbitkan 22 Juli 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Belum diketahui apakah Pjanic ingin gantung sepatu atau melanjutkan karirnya. Tapi jika ada tawaran yang sesuai, bukan tak mungkin ia akan menerima dan kembali bermain.

3. Josh Brownhill

Publik sempat dibuat gempar kala Timnas Malaysia mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menaturalisasi gelandang milik Burnley, Josh Brownhill, pada tahun 2024.

Meskipun pada akhirnya tak kejadian, Brownhill tetap melanjutkan karirnya bersama Burnley sampai akhir musim 2024/2025. Kontraknya kemudian habis dan ia tak akan lagi berseragam The Clarets yang akan bermain di Premier League di musim depan.

Dengan lebih dari 450 penampilan sepanjang karir profesionalnya, Brownhill adalah pilihan sempurna bagi tim papan tengah yang sedang butuh tenaga tambahan untuk musim depan.

Sejauh ini, terdapat dua klub Premier League yang dikabarkan tertarik atas jasa Brownhill, West Ham dan Everton. Brownhill sendiri dikabarkan sedang memikirkan opsi terbaik bagi perjalanan karirnya ke depan. 

2. Abdoulaye Docoure

Alasan Everton menunjukkan minat mereka terhadap Josh Brownhill adalah karena mereka tak mampu mencapai kesepakatan dengan gelandang andalan mereka, Abdoulaye Doucoure, soal perpanjangan kontrak.

Setelah bersama sejak musim 2020/2021, Doucoure akan meninggalkan tim Merseyside Biru dan melanjutkan karirnya bersama klub baru.

Saat ini, dikabarkan bahwa destinasi selanjutnya bagi Doucoure adalah liga-liga di luar Inggris. Beberapa klub Arab, Turki, hingga Jerman sedang mempertimbangkan merekrutnya untuk menambah kekuatan di musim mendatang.

Doucoure adalah opsi realistis bagi tim yang membutuhkan seorang jangkar lini tengah yang solid. Ia mampu menjadi pemutus serangan lawan dan memberi kenyamanan pada para pemain di lini belakang.

1. Christian Eriksen

Manchester United dan Eriksen sepakat untuk mengakhiri kebersamaan mereka setelah 3 musim. Kebutuhan akan regenerasi menjadi persoalan utama Setan Merah melepas Eriksen.

Gelandang berumur 33 tahun itu memang sudah tak menjadi opsi utama dalam skuad asuhan Ruben Amorim. Ia hanya sesekali bermain dari menit awal dan lebih sering mengisi bangku cadangan.

Meski begitu, tim lain tetap dapat merayu Eriksen untuk bergabung. Pengalamannya yang sudah mencicipi hampir semua liga top Eropa tak bisa dipandang sebelah mata. 

Selain memberi contoh pada pemain muda, Eriksen juga mampu hadir bagi tim yang kekurangan sosok pemimpin. Ia dapat memberi masukkan sekaligus ilmu yang berguna bagi pemain maupun jajaran pelatih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Deniz Akbar, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan