Rumah Michel Platini Dibobol Maling, 20 Trofi dan Medali Berharga Lenyap

Rumah legenda sepak bola Michel Platini di dekat Marseille dibobol maling. Sekitar 20 trofi dan medali berharga raib, memicu penyelidikan kepolisian.

OlehThomas
Diterbitkan 19 Juli 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola, di mana rumah legenda Prancis dan mantan Presiden UEFA, Michel Platini, menjadi korban pembobolan. Insiden ini terjadi pada Jumat dini hari, 18 Juli 2025, di kediamannya yang terletak di dekat Marseille, Prancis. Kejadian ini sontak menarik perhatian publik dan para penggemar sepak bola di seluruh dunia, mengingat status Platini sebagai salah satu figur paling dihormati dalam sejarah olahraga.

Dalam aksi pencurian tersebut, sekitar 20 trofi dan medali berharga dari koleksi pribadi Platini dilaporkan raib. Barang-barang ini merupakan simbol dari karier gemilangnya di lapangan hijau maupun di organisasi sepak bola, termasuk mungkin penghargaan Ballon d'Or atau trofi Kejuaraan Eropa.

Hilangnya koleksi berharga ini tentu menjadi kerugian besar bagi pria berusia 70 tahun tersebut, tidak hanya secara materi tetapi juga nilai historis dan sentimental yang tak tergantikan.

Michel Platini sendiri terbangun saat kejadian berlangsung dan sempat melihat sosok mencurigakan. Ia melihat seseorang berpakaian serba hitam dan bertudung di luar jendela rumahnya, sebuah pemandangan yang mengagetkan.

Setelah itu, ia menemukan gudang di propertinya telah diacak-acak, mengonfirmasi adanya tindakan pencurian. Pihak berwenang segera dihubungi untuk memulai penyelidikan atas insiden serius ini.

Detik-detik Penemuan dan Kerugian Koleksi Berharga Platini

Saat dini hari yang tenang, Michel Platini terbangun oleh firasat atau suara yang tidak biasa yang datang dari luar rumahnya. Ia kemudian melihat bayangan seseorang yang mencurigakan di luar jendela kediamannya. Sosok tersebut digambarkan mengenakan pakaian serba hitam dan bertudung, menimbulkan kecurigaan serius pada Platini akan adanya penyusup.

Setelah menyadari adanya kejanggalan, Platini segera melakukan pemeriksaan di sekitar rumahnya untuk memastikan keamanan. Ia menemukan bahwa gudang miliknya telah diacak-acak dan barang-barang di dalamnya berserakan, menandakan adanya paksaan masuk. Area gudang ini diduga menjadi target utama para pelaku, mengindikasikan bahwa mereka mungkin mengetahui apa yang mereka cari atau memiliki informasi spesifik.

Kerugian yang dialami Michel Platini sangat signifikan, tidak hanya dari segi materi namun juga nilai historis dan sentimental yang melekat pada setiap item. Sekitar 20 trofi dan medali berharga yang merupakan bagian dari perjalanan karier cemerlangnya sebagai pemain dan administrator sepak bola telah dicuri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ini termasuk penghargaan penting yang menandai pencapaiannya di level klub dan internasional. Hingga kini, nilai total dari barang-barang yang raib tersebut belum diungkapkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan