Serangan dirancang dari sisi kiri pertahanan Brunei. Rayhan Hannan kembali menjadi kreator serangan dengan pergerakan cerdasnya.
Alih-alih mengeksekusi sendiri, Hannan memberi umpan kepada Arkhan yang datang dari lini kedua. Arkhan mengeksekusi dengan teknik placing ke sisi kiri bawah gawang.
Tuntasnya Hattrick Jens Raven
Jens Raven kembali mencetak golnya yang ketiga pada menit ke-30. Prosesnya berawal dari kesalahan pemain bertahan Brunei.
Bola coba diamankan oleh bek Brunei namun berhasil dicuri Raven. Ia lalu berlari ke kotak penalti dan menyelesaikan peluang dengan kaki kanan ke sisi kiri atas gawang.
Dengan gol ini, Raven mencatatkan hattrick dalam tempo 30 menit. Penampilan brilian yang patut diacungi jempol.
Gol Keempat Tanpa Ampun
Tak butuh waktu lama, dua menit berselang Jens Raven kembali menjebol gawang lawan. Serangan diawali dari lemparan ke dalam di sisi kanan lapangan.
Lemparan diarahkan langsung ke kotak penalti dan dikuasai Raven. Ia segera memutar badan dan menembak bola ke gawang tanpa ragu.
Gol keempatnya tercipta dengan cara yang simpel namun efektif. Brunei benar-benar tak kuasa menghadapinya.
Tendangan Roket Hannan
Indonesia belum berhenti memburu gol. Menit ke-34, mereka kembali mendapat celah untuk mencetak angka.
Kali ini giliran Rayhan Hannan yang menunjukkan aksinya. Melihat ruang kosong di depannya, ia melepaskan tembakan jarak jauh.
Tendangan keras Hannan mengarah ke sudut kiri atas gawang dan sulit dihentikan. Gol spektakuler yang membuat skor makin telak.
Hadiah Penalti dan Gol Kelima Raven
Flank kiri menjadi jalur serangan yang dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-39. Rayhan Hannan kembali menekan lini belakang Brunei.
Ia dijegal oleh pemain lawan saat masuk ke kotak penalti. Wasit tak ragu menunjuk titik putih sebagai hukuman.
Eksekusi penalti kemudian diambil oleh Jens Raven. Ia sukses menjalankan tugasnya dan mencetak gol kelima alias quintrick.
Selebrasi Unik yang Viral
Setelah sukses menjebol gawang Brunei lewat penalti, Jens Raven menunjukkan sisi lainnya. Ia melakukan selebrasi yang sedang viral di kalangan netizen.
Raven berlari ke sisi kiri lapangan setelah mencetak gol. Ia lalu menirukan gaya selebrasi Pacu Jalur Aura Farming yang kini tengah populer di dunia maya.
Aksi ini mengundang tawa dan tepuk tangan dari suporter di stadion. Raven menunjukkan bahwa ia tak hanya jago mencetak gol, tapi juga tahu cara menghibur.
Enam Gol untuk Raven!
Laju Jens Raven belum terhenti. Pada menit ke-62, ia menambah pundi golnya menjadi enam.
Indonesia menyerang dari sisi kanan dengan umpan ke kotak penalti. Raven mengalahkan dua bek lawan dalam perebutan bola.
Ia lalu melakukan chip halus melewati penjaga gawang Brunei. Gol keenam pun tercipta dan Raven mencetak double hattrick.
Aksi Kasar Lawan ke Robi Darwis
Menit ke-72, Robi Darwis menjadi korban tekel keras dari pemain Brunei. Momen itu terjadi saat bola hendak keluar lapangan.
Robi berhasil mengamankan bola sebelum keluar garis dan mencoba menembus kotak penalti. Namun ia dihantam tekel keras dari belakang.
Sayangnya, wasit tidak menganggap itu sebagai pelanggaran. Meski Robi tersungkur, pertandingan tetap dilanjutkan.
Raven Tumbang Setelah Hujan Gol
Di menit ke-78, Jens Raven tampak kelelahan setelah bermain luar biasa. Ia mencoba menyambut umpan panjang dari sisi kiri.
Namun dalam proses sprint, ia terlihat terpincang-pincang. Raven akhirnya jatuh ke lapangan dan meminta pergantian pemain.
Aksi luar biasa Raven berakhir lebih cepat. Namun enam gol dan satu selebrasi viral cukup untuk menjadikannya pahlawan laga ini.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5284222/original/004291500_1752589801-Timnas_Indonesia_U-23_Vs_Brunei_Darussalam_U-23-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931043/original/087056100_1644564537-000252800_1504696423-logo_AFF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)