Enzo Maresca: Pemimpin Sunyi yang Membangun Chelsea dengan Ketenangan dan Kejelasan Visi

Dengan pendekatan tenang dan filosofinya yang konsisten, pelatih asal Italia itu membangun ulang The Blues menjadi tim yang tak hanya bertalenta, tapi juga mulai menyatu sebagai sebuah kesatuan.

Diperbarui 11 Juli 2025, 17:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sentuhan Personal yang Menyelamatkan Palmer

Cole Palmer sempat kehilangan sentuhannya, tidak mencetak gol dari open play sejak Januari. Maresca tidak panik. Ia bereksperimen, menggeser Palmer ke berbagai posisi, dari sayap kanan, kiri, hingga gelandang serang.

Hasilnya langsung terlihat di ajang Piala Dunia Antarklub. Palmer mencetak gol dan assist di babak 16 besar dan perempat final, mengembalikan kepercayaan dirinya sebagai poros serangan Chelsea.

“Jelas dia menerapkan filosofinya ke dalam klub dan tim, dan kami semua menerimanya,” ujar Tosin Adarabioyo. “Kami mendapat hasil luar biasa dan mencapai semua target musim ini. Luar biasa, dia manajer muda tapi mampu melakukan hal-hal luar biasa untuk kami.”

Ujian Terakhir di MetLife

Kini tinggal satu laga tersisa. Lawan yang menanti adalah PSG, yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen dan menghancurkan Real Madrid 4-0 di semifinal. Tantangan terbesar Maresca ada di depan mata.

“Ini pencapaian besar. Musim ini luar biasa – empat besar Premier League, juara Conference League, dan sekarang final turnamen ini,” kata Maresca usai kemenangan 2-0 atas Fluminense di semifinal. “Kami sangat, sangat senang. Kami melangkah laga demi laga. Kini tinggal satu pertandingan terakhir musim ini dan semoga kami bisa juara.”

Jika Chelsea menang, Maresca tak hanya mempersembahkan trofi baru bagi klub, tapi juga mengukuhkan dirinya sebagai pelatih berbeda dari era-era sebelumnya. Dia melakukannya bukan dengan teriakan atau kontroversi, melainkan ketenangan dan kejelasan visi.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan