Wimbledon 2025: Dua Tiket Diperebutkan, Alcaraz dan Sinner Bisa Reuni Final Roland Garros

Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner hanya butuh satu kemenangan lagi untuk ulangi final Roland Garros di Wimbledon 2025. Djokovic dan Fritz siap beri kejutan.

Diperbarui 10 Juli 2025, 06:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dua bintang muda, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, berpeluang mencatat sejarah besar pada Jumat ini di Wimbledon 2025. Jika keduanya lolos ke final, mereka akan menyamai pencapaian Rafael Nadal dan Roger Federer pada 2006–2008 sebagai satu-satunya pasangan yang saling bertemu di final French Open dan Wimbledon di tahun yang sama di Era Open.

Namun, jalan ke final tak semudah itu. Sinner akan menghadapi raja Grand Slam Novak Djokovic, yang membidik gelar ke-25 dan final ketujuh beruntun di Wimbledon. Di sisi lain, Alcaraz harus menghentikan laju menakjubkan Taylor Fritz, petenis Amerika yang tengah dalam performa terbaiknya di rumput musim ini.

Pertemuan ini bukan hanya soal prestise, tapi juga tentang generasi baru yang siap menggulingkan para legenda.

Djokovic vs Sinner: Duel Pengalaman vs Momentum

Pertemuan antara Novak Djokovic dan Jannik Sinner akan menjadi yang ke-10 sepanjang karier mereka. Djokovic memang masih unggul tipis secara head-to-head, namun Sinner telah memenangkan empat pertemuan terakhir, termasuk di semifinal Roland Garros 2025.

Uniknya, dua kemenangan Djokovic atas Sinner di Wimbledon terjadi saat permainan petenis Italia itu belum setajam sekarang. Sejak awal musim, Sinner telah memenangi 49 pertandingan beruntun melawan pemain non-Alcaraz sebelum kalah dari Alexander Bublik di Halle.

Djokovic tetap kompetitif dan mulai menemukan bentuk terbaiknya pekan ini, dengan servis pertama dan kemampuan return yang membaik. Namun di usia 38 tahun, tuntutan fisik dan intensitas permainan Sinner bisa menjadi tembok terlalu tinggi.

Banyak yang memperkirakan Djokovic akan mencuri satu set, tapi peluang menang penuh berada di tangan Sinner jika ia mampu menjaga ritme agresif dan minim kesalahan.

Alcaraz vs Fritz: Misi Sulit Si Raja Rumput Baru dari Amerika

Taylor Fritz tampil luar biasa di musim rumput 2025 dengan 13 kemenangan dari 14 laga. Performa ini membawanya ke semifinal Wimbledon, pertama bagi petenis Amerika sejak John Isner pada 2018, dan ia berambisi menjadi finalis pertama sejak Andy Roddick pada 2009.

Namun yang dihadapinya adalah Carlos Alcaraz, juara bertahan Wimbledon dua kali yang kini sedang dalam rentetan 23 kemenangan beruntun. Alcaraz telah mengalahkan Fritz dua kali sebelumnya secara dominan, tapi Fritz kini punya senjata baru: konsistensi dari baseline dan servis yang solid.

Fritz belum pernah mencatat lebih dari 27 unforced error di turnamen ini, dan persentase poin dari servis pertamanya selalu di atas 78%. Sayangnya, itu belum tentu cukup untuk menumbangkan Alcaraz, yang baru saja menghancurkan Cam Norrie di perempat final dalam waktu kurang dari dua jam.

Fritz bisa merebut satu set, terutama lewat tie-break, namun Alcaraz tetap diunggulkan untuk melaju ke final dan mempertahankan dominasinya di Wimbledon.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dengarkan Saran Legenda Klub, Manchester United Kejar Bintang Piala Dunia 2026

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan