Harga Tiket Laga Fluminense vs Chelsea di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 Anjlok, Lebih Murah dari Segelas Bir di Stadion

Harga tiket pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea melawan Fluminense mengalami penurunan drastis hingga mencengangkan.

Diperbarui 08 Juli 2025, 03:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Harga tiket pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea melawan Fluminense mengalami penurunan drastis hingga mencengangkan.

Jika sebelumnya dibanderol nyaris setara Rp7,7 juta, kini tiket laga tersebut hanya seharga sekitar Rp220 ribu—bahkan lebih murah dari harga segelas bir di stadion tempat pertandingan digelar.

Laga yang akan berlangsung Selasa mendatang di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, itu tampaknya belum menarik animo penonton seperti yang diharapkan.

Menurut laporan The Athletic, FIFA memangkas harga tiket dari $473,90 menjadi hanya $13,40 demi mendongkrak kehadiran suporter di stadion.

Sebagai perbandingan, harga segelas bir di stadion tersebut tercatat mencapai $14 atau sekitar Rp230 ribu. Artinya, menonton pertandingan Chelsea kini secara harfiah lebih murah daripada membeli minuman di arena.

Langkah Drastis FIFA

Langkah drastis ini dinilai sebagai upaya FIFA untuk memperbaiki citra dan meyakinkan klub-klub, sponsor, serta penyiar bahwa format baru Piala Dunia Antarklub layak dijalankan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, ingin membuktikan bahwa turnamen ini punya potensi besar secara komersial dan layak menjadi ajang prestisius di kalender sepak bola internasional.

Namun, niat tersebut tak luput dari kritik. Dinamika harga tiket yang berubah-ubah memicu respons negatif dari publik. Sementara itu, mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, bahkan menyebut perluasan turnamen sebagai “ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola”, dengan alasan beban fisik yang semakin berat bagi para pemain.

Perjudian FIFA

Penurunan harga tiket ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi FIFA dalam menjual turnamen global di pasar Amerika Serikat, yang dikenal tidak memiliki tradisi sepak bola sekuat kawasan Eropa atau Amerika Selatan.

Kini, semua mata tertuju pada respons penonton: apakah harga murah cukup untuk menyulap kursi-kursi kosong menjadi lautan suporter?

Chelsea, yang tampil sebagai wakil Eropa, akan menghadapi Fluminense dalam pertandingan yang tak hanya menentukan nasib di atas lapangan, tetapi juga menjadi ujian besar bagi keberlangsungan format anyar turnamen ini.

Sumber: The Athletic

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kalahkan Jepang, Atlet Indonesia Football e-League Juara eFootball di China

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan