Dari Lyon hingga Juventus: 7 Klub Top Dunia yang Pernah Didegradasi karena Sanksi

Olympique Lyon resmi didegradasi ke Ligue 2 oleh otoritas sepak bola Prancis. Sanksi ini dijatuhkan bukan karena hasil buruk, melainkan pelanggaran keuangan serius.

Diperbarui 25 Juni 2025, 09:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Olympique Marseille (1994)

Marseille terlibat dalam skandal suap terhadap pemain Valenciennes pada 1993. Presiden klub Bernard Tapie terbukti menyuruh pemain untuk mengatur hasil pertandingan.

Mereka kehilangan gelar Ligue 1 dan dilarang tampil di Liga Champions. Musim berikutnya, Marseille didegradasi ke Ligue 2.

Skandal ini membuat banyak pemain hengkang. Marseille akhirnya butuh waktu bertahun-tahun untuk kembali bersaing di papan atas.

5. Parma (2015)

Parma mengalami krisis finansial berat pada musim 2014/2015. Klub tidak mampu membayar gaji, utang menumpuk, dan akhirnya bangkrut.

Federasi Sepak Bola Italia menolak memberikan lisensi Serie B. Parma lalu didegradasi ke Serie D dan membentuk ulang klub dari nol.

Dalam tiga musim, Parma sukses promosi ke Serie A. Ini menjadi salah satu kebangkitan tercepat dalam sejarah sepak bola Italia.

6. Fiorentina (2002)

Fiorentina bangkrut pada 2002 setelah gagal membayar utang dan gaji pemain. Klub tidak diberi lisensi untuk tampil di Serie B, meski seharusnya tidak terdegradasi.

Akhirnya, klub dibubarkan dan dibentuk ulang dengan nama Florentia Viola. Mereka memulai kembali dari Serie C2 (divisi keempat Italia).

Berkat intervensi FIGC, mereka dapat promosi langsung ke Serie B. Pada 2004, nama AC Fiorentina bisa didapatkan kembali dan klub kembali ke Serie A.

7. Elche (2015)

Elche harus rela turun ke Segunda División setelah dijatuhi sanksi oleh otoritas Liga Spanyol pada 2015. Mereka gagal membayar utang dan tidak memenuhi regulasi keuangan yang ditetapkan La Liga.

Meski lolos dari zona degradasi secara performa, Elche kehilangan lisensi klub profesional. Posisi mereka di La Liga digantikan oleh Eibar yang sebelumnya terdegradasi.

Elche butuh lima tahun untuk kembali ke La Liga. Kasus ini menjadi peringatan keras soal pentingnya manajemen keuangan dalam dunia sepak bola modern.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan