Menyusuri Jejak Trofi AS Monaco: Klub Elite dari Negara Terkecil Kedua di Dunia

Klub ini berbasis di Fontvieille, sebuah distrik di Monako—negara berdaulat terkecil kedua di dunia setelah Vatikan.

Diperbarui 23 Juni 2025, 09:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski status klubnya relatif kecil secara geografis, prestasi domestik Monaco sangatlah besar. Konsistensi mereka menjadi pesaing PSG, Marseille, dan Lyon menandakan stabilitas klub yang cerdas mengelola sumber daya dan bakat.

Prestasi Terbaik Monaco di Panggung Eropa

Beranjak ke pentas Eropa, Monaco memang belum pernah merasakan gelar juara, tapi mereka dua kali hampir menyentuh puncak. Pada musim 1991/92, Monaco mencapai final European Cup Winners' Cup, tapi takluk 0-2 dari Werder Bremen. Itu menjadi catatan pertama mereka di level tertinggi kontinental.

Kenangan manis lainnya hadir di musim 2003/04. Di bawah arahan Didier Deschamps, serta diperkuat oleh Patrice Evra, Ludovic Giuly, dan Fernando Morientes, Monaco melaju hingga final Liga Champions. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan Porto besutan Jose Mourinho dengan skor 0-3 di laga puncak.

Terakhir, Monaco kembali mencicipi Liga Champions pada musim 2024/25, yang merupakan penampilan pertama mereka sejak musim 2018/19. Setelah finis peringkat 17 di fase liga, mereka bertemu Benfica di play-off gugur. Kekalahan 0-1 di kandang dan hasil imbang 3-3 di Portugal membuat Monaco tersingkir.

Monaco: Kejayaan Tak Mengenal Batas Wilayah

AS Monaco adalah bukti bahwa kejayaan tak mengenal batas wilayah. Klub dari negara kecil ini mampu menancapkan pengaruh besar di dunia sepak bola Prancis dan Eropa.

Dengan koleksi trofi domestik Prancis yang lengkap dan sejarah cukup manis di Liga Champions, Monaco layak mendapat tempat di antara klub-klub berprestasi Eropa.

Musim 2025/26 mendatang bisa jadi awal dari cerita baru. Dengan skuad dan semangat baru, siapa tahu Monaco akan menambah lemari trofinya—atau bahkan akhirnya menaklukkan Eropa.

Yang jelas, nama Monaco bukan hanya tentang kemewahan Monte Carlo, tapi juga tentang kejayaan di atas rumput hijau.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan