Aturan Double-Touch Penalti Direvisi, Kasus Alvarez Jadi Pemicu Perubahan

Kontroversi penalti Julian Alvarez saat Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions melawan Real Madrid berujung pada perubahan resmi aturan oleh IFAB terkait insiden double touch.

Diperbarui 08 Juni 2025, 19:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski demikian, IFAB tetap menyatakan bahwa membiarkan gol sah setelah sentuhan ganda tetap tidak adil, karena bisa merugikan kiper dan karena arah bola yang berubah secara tidak terduga.

Atletico Madrid Tetap Merasa Dirugikan

Atletico Madrid tetap bersikukuh bahwa keputusan wasit pada malam itu adalah sebuah kesalahan.

Dalam konferensi pers usai laga, Diego Simeone menyatakan bahwa tendangan Alvarez seharusnya sah karena tidak ada pergerakan berarti dari bola saat mengenai kaki berdirinya.

Pernyataan resmi klub dua hari kemudian menyebutkan adanya “rasa frustrasi luar biasa” atas hasil laga tersebut dan mendukung perubahan hukum yang lebih adil. Mereka menilai VAR digunakan secara terburu-buru dalam pengambilan keputusan yang sangat krusial.

Juru bicara klub menyampaikan bahwa meskipun keputusan itu tidak akan mengubah hasil laga, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran agar kesalahan serupa tidak terulang.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan