Liputan6.com, Jakarta Nestapa Manchester United musim ini tak berhenti di kekalahan di final Liga Europa. Klub berjuluk Setan Merah itu kini menghadapi pukulan finansial besar usai dipastikan absen dari Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut. Akibatnya, mereka harus membayar kompensasi sebesar £10 juta (sekitar Rp200 miliar) kepada sponsor apparel mereka, Adidas.
Kesepakatan antara Manchester United dan Adidas menetapkan bahwa klub harus tampil di Liga Champions secara konsisten. Jika gagal lolos selama dua musim beruntun, seperti yang terjadi saat ini, maka klausul penalti aktif. Kekalahan di final Liga Europa pada Rabu malam menjadi penentu nasib tragis tersebut.
Musim ini, performa United di Premier League juga jauh dari kata memuaskan. Dengan satu laga tersisa, mereka tercecer di posisi ke-16 klasemen—angka yang mencerminkan krisis, bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga di meja direksi.
Finansial MU Berantakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5228175/original/077785500_1747878357-20250522-Manchester_United-AFP_1.jpg)
Dampaknya bukan sekadar kehilangan pemasukan dari hak siar dan hadiah Liga Champions, tapi juga potensi runtuhnya daya tarik komersial klub. Setelah masa keemasan era Sir Alex Ferguson, ini adalah kali kedua United absen dari seluruh kompetisi Eropa, setelah sebelumnya terjadi pada musim 2014/15.
Sponsor pun mulai goyah. Kerja sama dengan Tezos untuk jersey latihan akan berakhir musim panas ini, dan belum ada kepastian soal penggantinya. Salah satu petinggi klub bahkan mengakui kepada BBC bahwa absennya United dari Eropa bisa merusak model bisnis mereka secara menyeluruh.
"Ketika Anda tak bermain di Eropa, orang mulai bertanya: 'Apakah ini masih klub besar?' Tanpa kemenangan, semua bisa runtuh. Pendapatan sponsor adalah ‘darah’ yang menjaga klub tetap hidup," ujarnya.
Ia juga memperingatkan bahwa, tanpa arus kas yang stabil, klub bisa saja terpaksa menjual bintang muda seperti Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo demi menyeimbangkan neraca.
MU Belum Siap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5229903/original/044231700_1747975458-Manchester_United_Kecewa_Tottenham_Hotspur-3.jpg)
Ironisnya, pelatih Ruben Amorim sempat berkata bahwa timnya "belum siap" untuk Liga Champions, lebih karena pertimbangan kualitas skuad ketimbang aspek finansial.
Namun dengan hasil mengecewakan di final Liga Europa, keinginannya secara tak langsung terkabul—meski tentu bukan dalam arti yang diharapkan para pendukung.
Dilema Besar MU
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5229901/original/071212800_1747975457-Manchester_United_Kecewa_Tottenham_Hotspur-6.jpg)
Kini United dihadapkan pada dilema besar: melakukan perombakan skuad besar-besaran di tengah tekanan finansial. Amorim dilaporkan membidik beberapa nama untuk menyegarkan tim, termasuk Matheus Cunha (Wolves) dan Liam Delap (Ipswich). Dua nama itu saja bisa menghabiskan dana lebih dari £90 juta.
Meski pemasukan dari Liga Champions sirna, United disebut masih bisa mengeksekusi pembelian tersebut. Namun kebutuhan akan winger baru dan gelandang tengah tetap mendesak, dan akan sangat menentukan arah proyek Amorim di musim depan.
Satu hal yang pasti, kejayaan masa lalu kini tak lagi cukup jadi jaminan masa depan. Bagi Manchester United, waktu untuk bangkit sudah sangat mendesak—baik di lapangan maupun dalam laporan keuangan.
Sumber: Mirror
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5228181/original/005974200_1747878360-20250522-Manchester_United-AFP_7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409803/original/055774900_1479463912-manchester-united.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178079/original/084440500_1743289497-000_38EA9BX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335295/original/070560000_1787960104-AP26240723949592.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571667/original/092077400_1782526251-000_B8H292M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567722/original/043828100_1777329074-000_A96H7VU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331248/original/050242900_1787531129-Manchester_City_s_Josko_Gvardiol__24__celebrates_with_teammates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331207/original/056056700_1787504220-000_C6BT4BM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341000/original/033881700_1788560706-000_C7E446J-Isak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323332/original/011014700_1786609413-000_C4A46AB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330213/original/006203300_1787346286-arsenal_2.jpg)