Pertanda Baik Tottenham dan MU Jelang Final Liga Europa: Siapa yang Keluar Sebagai Juara?

Dua raksasa Premier League yang tengah terluka, Tottenham dan Manchester United, akan saling berhadapan di final Liga Europa 2024/2025 pada Kamis (22/5/2025) dini hari WIB di Bilbao.

Diterbitkan 21 Mei 2025, 08:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pengganti asal Portugal, Ruben Amorim, juga belum mampu memperbaiki keadaan, hanya mencatat enam kemenangan dalam 26 laga Premier League.

Namun sejarah bisa memberi secercah harapan bagi fans United. Delapan tahun lalu, mereka juga menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Ajax 2-0 di Stockholm.

Amorim Bisa Tiru Mourinho

Saat itu, manajer mereka adalah Jose Mourinho, pelatih asal Portugal yang menggantikan Louis van Gaal—seorang manajer Belanda yang sebelumnya membawa pulang FA Cup.

Situasi ini cukup mirip dengan kondisi saat ini. Amorim, pelatih asal Portugal, menggantikan Ten Hag, pelatih Belanda yang musim lalu juga mempersembahkan FA Cup.

Lebih menarik lagi, Mourinho memenangkan trofi Eropa pertamanya pada 21 Mei 2003 di usia 40 tahun 3 bulan 24 hari. Amorim, yang kini berusia hampir sama, akan mendampingi timnya di final yang juga jatuh pada 21 Mei.

Tambahan motivasi datang dari kegagalan rival sekota, Manchester City. Kekalahan mereka dari Crystal Palace di final FA Cup membuat musim ini jadi musim pertama tanpa trofi sejak 2016/2017. Fans United tentu berharap keberuntungan kini berbalik ke pihak mereka.

Final Liga Europa kali ini bukan sekadar perebutan gelar. Bagi Tottenham dan Manchester United, ini adalah pertaruhan terakhir untuk memberi arti pada musim yang nyaris menjadi mimpi buruk. Di balik tekanan dan ekspektasi, keduanya membawa harapan untuk bangkit—dan mungkin, sebuah keajaiban kecil di tanah Spanyol.

Siapakah yang akan menutup musim dengan kepala tegak dan satu trofi di tangan? Laga di Bilbao akan memberi jawabannya.

Sumber: The Sun

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan