Rapor 6 Penyerang Timnas Indonesia: Siapa yang Paling Layak Dimainkan Lawan China dan Jepang?

Enam pemain berposisi penyerang dipanggil pelatih Patrick Kluivert untuk persiapan laga melawan China dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Diperbarui 20 Mei 2025, 12:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski bukan striker murni, Lilipaly telah membuktikan diri mampu mencetak gol bagi Timnas Indonesia dengan catatan 3 gol dari 30 laga.

Lilipaly sudah membela Timnas Indonesia sejak 2013 lalu. Dia punya pengalaman bermain untuk Skuad Garuda lebih panjang dibanding pemain lain. Titik lemah Lilipaly adalah kondisi fisik karena baru pulih dari cedera.

Ole Romeny

Ole Romeny memberi dampak besar bagi lini depan Timnas Indonesia. Romeny telah menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia. Dia sudah mencetak dua gol dari dua laga yang dimainkan bersama Skuad Garuda.

Kualitasnya sebagai pemain yang bermain di Oxford United tentu menjadi harapan besar. Dia dinilai sebagai pemain yang mampu melengkapi kepingan di starting XI Timnas Indonesia.

Hanya saja, pada level klub, performa Ole Romeny belum cukup konsisten. Dia belum mendapatkan tempat dan bermain secara reguler sebagai pemain inti di Oxford United pada musim 2024/2025.

Egy Maulana Vikri

Winger lincah ini juga memiliki kemampuan untuk menusuk ke kotak penalti dan mencetak gol. Egy tercatat telah mengoleksi delapan gol bersama Timnas Indonesia.

Fleksibilitasnya untuk bermain di berbagai posisi menyerang bisa menjadi keuntungan. Dia bisa bermain dari sisi kiri maupun kanan, dengan kaki kirinya yang sangat kuat.

Egy Maulana Vikri tampil luar biasa di BRI Liga 1 2024/2025. Pemain Dewa United itu, hingga pekan ke-33, mencetak 12 gol dan tujuh assist untuk Dewa United. Dia jadi pemain lokal dengan jumlah gol paling banyak.

Rafael Struick

Rafael Struick jadi nama yang tak boleh dilupakan. Dia selalu jadi andalan di lini depan Timnas Indonesia, termasuk pada era pelatih Shin Tae-yong. Dia selalu dapat kesempatan bermain.

Sejauh ini, dari 23 caps bersama Timnas Indonesia, pemain Brisbane Roar itu baru mencetak satu gol. Dari catatan gol, kinerja Struick belum optimal. Namun, secara taktik, dia penting untuk Timnas Indonesia.

Struick kini berada pada periode yang sulit bersama Brisbane Roar. Dia cukup lama tidak bermain untuk Brisbane Roar. Kali terakhir Struick bermain terjadi pada Maret 2025 lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan