Erling Haaland Sudah Pulih, Pep Guardiola Ungkap Alasan Tetap Simpan Mesin Gol Manchester City

Erling Haaland kembali dari cedera, namun pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memilih untuk tidak memainkannya saat melawan Wolves, demi menjaga kondisi sang pemain.

Diperbarui 03 Mei 2025, 16:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meskipun Haaland hampir tidak ikut pemanasan sebelum pertandingan, ia terlihat keluar untuk pemanasan di babak kedua. Hal ini menunjukkan kesiapan fisiknya, namun Guardiola tampaknya lebih memprioritaskan pemulihan penuh Haaland daripada memaksakannya bermain.

Haaland dan Rekornya yang Mengesankan

Sebelum cedera, Haaland telah menunjukkan performa luar biasa bersama Manchester City. Ia bahkan mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Premier dalam satu musim, dengan total 36 gol. Prestasi lainnya termasuk pencetak gol terbanyak di Liga Champions dan Bundesliga. Ia juga telah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Liga Premier versi Football Writers Association dan dua kali Pemain Terbaik Bulanan Liga Premier.

Dengan tinggi 195 cm dan berat 94 kg, Haaland dikenal karena kecepatan, kekuatan, posisi, dan penyelesaiannya yang luar biasa di dalam kotak penalti. Ia memulai kariernya di akademi Bryne pada usia lima tahun dan telah bermain untuk Molde, Red Bull Salzburg, dan Borussia Dortmund sebelum bergabung dengan Manchester City. Haaland juga merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Norwegia dan memiliki rating keseluruhan 91 di EA SPORTS FCâ„¢ 25.

Meskipun absen dalam pertandingan melawan Wolves, Haaland tetap menjadi aset berharga bagi Manchester City. Keputusan Guardiola untuk mengistirahatkannya menunjukkan prioritas klub untuk menjaga kondisi fisik sang pemain agar tetap prima untuk pertandingan-pertandingan penting di masa mendatang.

Kembalinya Haaland ke lapangan menjadi kabar baik bagi para penggemar Manchester City. Mereka berharap Haaland dapat kembali mencetak gol-gol spektakuler dan membantu timnya meraih lebih banyak kemenangan.

Pulihnya Haaland di bangku cadangan juga memberikan opsi bagi Guardiola untuk mengubah strategi permainan jika diperlukan. Fleksibelitas taktis ini menjadi salah satu kunci kesuksesan Manchester City di bawah arahan Guardiola.

Secara keseluruhan, keputusan Guardiola untuk mengistirahatkan Haaland merupakan langkah yang bijak untuk jangka panjang. Menjaga kondisi fisik pemain bintang seperti Haaland sangat penting untuk keberhasilan tim di sisa musim ini dan musim-musim berikutnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan