Peserta Membludak, Pordi Yakin Bisa Tembus Panggung Dunia

Pordi menggelar turnamen terbuka di Makassar. Jumlah peserta sangat banyak sehingga menumbuhkan optimisme menuju panggung dunia.

OlehThomas
Diperbarui 01 Mei 2025, 20:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Domino sendiri dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antar generasi maupun kalangan dan menyatukan berbagai komunitas. Ini adalah olahraga berbasis kearifan lokal, bukan perjudian," jelas Wahyu Erfandy.

Olahraga Asah Otak

Wahyu Erfandy juga menekankan bahwa olahraga domino bertujuan untuk mengasah otak, mengendalikan ego serta memperkuat daya ingat. Tantangan dalam menjadikan domino sebagai cabang olahraga bukan hanya soal mengganti namanya, tetapi juga harus diiringi dengan perubahan perspektif dari para pelaku olahraga domino itu sendiri, untuk menjunjung tinggi nilai fair play dan sportivitas dalam permainan ini.

"Jika dilihat kembali hampir tidak ada kesulitan karena olahraga ini memiliki banyak sekali peminat dan kami juga sudah mempunyai aturan yang jelas. Serta melalui kerjasama strategis ini, PORDI dan HGI berharap dapat mempercepat pengakuan olahraga domino sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia maupun di tingkat internasional, tanpa melibatkan unsur perjudian apa pun,” papar Wahyu Erfandy lagi.

Selain pertandingan utama, Open Tournament Domino Makassar 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik untuk para penonton, seperti seminar edukatif tentang domino serta kesempatan untuk mengetahui informasi terbaru dari Pordi dan Higgs Games Island. Melalui ajang ini, harapannya domino semakin diakui sebagai cabang olahraga berbasis kecerdasan yang layak tampil di panggung internasional.

Pordi dan HGI berkomitmen untuk terus mendorong domino menjadi olahraga kompetitif dan melalui kolaborasi ini, mempercepat pengakuannya sebagai cabang olahraga yang diakui dunia.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan