Mimpi Besar China Jadi Negara Adikuasa Sepak Bola Hancur Berantakan

China gagal menjadi negara adikuasa sepak bola. Beragam upaya yang sudah dilakukan menemui kegagalan.

OlehThomas
Diterbitkan 27 Maret 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- China dikenal sebagai salah satu negara terkuat di dunia saat ini. Mereka memiliki populasi terbesar di dunia. Ekonomi negeri Tirai Bambu juga sedang berkembang pesat sehingga mampu membuat khawatir negara Barat. Namun mimpi besar China menjadi negara adikuasa di sepak bola hancur berantakan. Presiden Xi Jinping pun mulai menyerah.

Tahun 2024 dan 2025 menjadi masa kelam sepak bola China. Timnas China hampir pasti tidak akan bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. China bahkan kalah bersaing dengan timnas Indonesia di putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.

Saat ini China berada di dasar klasemen Grup C dengan poin enam. Tim asuhan Branko Ivankovic itu baru mendapat enam poin dari delapan laga yang dijalani. China tertinggal tiga poin dari timnas Indonesia yang ada di urutan empat dan tujuh angka dari peringkat dua Australia.

Untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran tiga, China harus finis di dua besar Grup C. Jalan lain adalah lolos lewat putaran empat dimana mereka harus berada di urutan tiga atau empat klasemen akhir Grup C.

Usaha China meraih tiket ke Piala Dunia 2026 mengalami kemunduran setelah menelan tiga kekalahan beruntun. China dikalahkan Australia 0-2, Arab Saudi 0-1 dan Jepang 1-3.

Tak cuma jadi juru kunci, China juga mengalami kekalahan memalukan 0-7 dari Jepang pada September 2024. Hasil itu digambarkan sebagai "terendah" oleh sebuah surat kabar yang berpusat di Shanghai.

Keterpurukan China di sepak bola ini cukup mengejutkan. Mereka sempat bermimpi menjadi negara adikuasa sepak bola setelah dipimpin Presiden Xi Jinping yang dikenal sebagai penggemar berat sepak bola.

Ambisi Xi untuk Sepak Bola China Gagal

Saat mulai berkuasa di China, Xi Jinping berniat mereformasi sepak bola di sana. Sebagai penggemar bola, Xi punya tiga ambisi besar untuk sepak bola China. Pertama agar China lolos lagi ke Piala Dunia, kedua menjadi tuan rumah Piala Dunia dan impian terakhirnya memenangkan turnamen empat tahunan itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Namun satu dekade kemudian apa yang dicita-citakan Xi berantakan. Xi bahkan tampaknya telah kehilangan kepercayaan bila harapannya bisa terwujud. Dilaporkan BBC, saat berbincang-bincang dengan Perdana Menteri Thailand di sela-sela pertemuan puncak internasional pada tahun 2023, Xi terdengar mengatakan bahwa Tiongkok "beruntung" dalam kemenangan baru-baru ini melawan Thailand. China nampaknya benar-benar tak berdaya untuk mewujudkan impian menjadi penguasa sepak bola. Sepak bola menjadi salah satu yang begitu sulit untuk dikuasa oleh China. "Ketika pemerintah China bertekad untuk melakukan sesuatu, sangat jarang gagal. Lihat saja kendaraan listrik, lihat saja Olimpiade. Hampir di semua sektor yang dapat Anda pikirkan, China ada di sana," kata Mark Dreyer, seorang penulis olahraga yang berbasis di Beijing kepada BBC.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan